Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Relevansi Pemikiran Joan M. Nelson Terhadap Demokrasi Konvensional di Indonesia: Studi Kasus Debat Pilkada Bojonegoro 2024 Sander, Christania Axelia; Anhar, Kamila Khairani; Rosnidar Rahman; Intan Thelanny
Jurnal Mahasiswa: Jurnal Ilmiah Penalaran dan Penelitian Mahasiswa Vol. 7 No. 4 (2025): Jurnal Mahasiswa Desember 2025
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/dyhstp53

Abstract

Penelitian ini membahas relevansi pemikiran Joan M. Nelson mengenai demokrasi konvensional dalam konteks praktik politik lokal di Indonesia melalui studi kasus polemik debat Pilkada Bojonegoro 2024. Nelson menilai bahwa demokrasi di negara berkembang cenderung menekankan stabilitas politik, dominasi elite, proseduralisme elektoral, dan pembatasan partisipasi masyarakat. Studi ini menunjukkan bahwa peristiwa pembubaran debat publik Bojonegoro mencerminkan kelemahan struktural demokrasi lokal sebagaimana dikritik Nelson. Format debat yang disengketakan, intervensi kandidat terhadap prosedur resmi, serta kegagalan penyelenggara dalam menjaga ketertiban mengindikasikan lemahnya institusi politik dan kuatnya kepentingan elite dalam mengendalikan proses politik. Selain itu, mobilisasi emosional pendukung dan orientasi pencitraan politik memperburuk kualitas deliberasi publik sehingga fungsi debat sebagai media edukasi politik tidak tercapai. Berdasarkan analisis, dapat disimpulkan bahwa praktik demokrasi lokal masih bersifat prosedural dan rentan konflik, sehingga diperlukan penguatan kapasitas kelembagaan, mekanisme penyelesaian sengketa elektoral, serta pembinaan etika politik bagi kandidat maupun publik. Dengan demikian, pemikiran Nelson tetap relevan untuk menilai dinamika demokrasi di Indonesia dan mendorong transformasi menuju partisipasi politik yang substantif, setara, dan responsif terhadap kepentingan masyarakat.