This Author published in this journals
All Journal e-GIGI
Indrawati, Dwi W.
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Potensi Antibakteri Prebiotik Buah Naga dalam Regenerasi Periodontal Hari, Febria D. K.; Indrawati, Dwi W.
e-GiGi Vol. 14 No. 2 (2026): e-GiGi
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/eg.v14i2.63671

Abstract

Abstract: Periodontal tissue regeneration remains a major challenge in dentistry due to damage caused by periodontal disease. Developing natural biomaterials with osteoconductive, anti-inflammatory, and antibacterial properties is essential to support the healing process. This study aimed to compare the antibacterial activity of dragon fruit (Hylocereus spp.) prebiotics with commercial bovine pericardium membrane using an in vitro approach. Antibacterial activity against Porphyromonas gingivalis was assessed using the disc diffusion method. Dragon fruit prebiotics, obtained through organic solvent extraction, were tested against sterilized bovine pericardium membranes as controls. The results showed that the dragon fruit prebiotics had a greater mean inhibition zone of 13.76 mm against P. gingivalis compared to of bovine pericardium membranes which was 10.14 mm. In conclusion, dragon fruit prebiotics are positioned as a promising, cost-effective, and biocompatible alternative compared to bovine pericardium membranes for periodontal regeneration. However, further in vivo studies are necessary to validate their safety and clinical efficacy. Keywords: dragon fruit prebiotics; periodontal regeneration; antibacterial activity; bovine pericardium membrane    Abstrak: Regenerasi jaringan periodontal tetap menjadi tantangan utama dalam kedokteran gigi, terutama terkait kerusakan akibat penyakit periodontal. Upaya pengembangan biomaterial alami dengan potensi osteokonduktif, anti-inflamasi, dan antibakteri menjadi penting untuk mendukung penyembuhan jaringan. Penelitian ini menggunakan pendekatan in vitro untuk membandingkan efek antibakteri prebiotik buah naga (Hylocereus spp.) dengan bovine pericardium membrane komersial. Uji antibakteri terhadap Porphyromonas gingivalis dilakukan dengan metode difusi cakram. Prebiotik diperoleh melalui ekstraksi pelarut organik, sedangkan bovine pericardium membrane disterilkan dan digunakan sebagai kontrol. Hasil penelitian memperlihatkan prebiotik buah naga menunjukkan rerata zona hambat 13,76 mm terhadap P. gingivalis, lebih besar dibandingkan bovine pericardium membrane (10,14 mm). Hal ini mendukung bahwa prebiotik buah naga memiliki aktivitas antibakteri yang dapat memperkuat perannya sebagai biomaterial alternatif. Simpulan penelitian ini ialah prebiotik buah naga merupakan kandidat potensial untuk terapi regeneratif periodontal dengan biaya lebih rendah dibandingkan bovine pericardium membrane. Penelitian in vivo lebih lanjut masih diperlukan untuk mengonfirmasi keamanan dan efektivitasnya dalam aplikasi klinis. Kata kunci: prebiotik buah naga; regenerasi periodontal; aktivitas antibakterial; bovine pericardium membrane