Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Teknologi Pengolahan Bawang Goreng Rendah Minyak Berbasis Zero Waste untuk Pemberdayaan UMKM Patoloan Mappakaya, Soghi Ratu; Annisa R, Citra Wahyu; Marliana, Mely; Irlan, Citri Novianti
MALLOMO: Journal of Community Service Vol 6 No 1 (2025): Desember-Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/mallomo.v6i1.2390

Abstract

Abstract. This community service activity aimed to enhance the independence and production capacity of small-scale fried shallot enterprises in Patoloan Village through the application of appropriate technology based on a zero-waste concept. The program was conducted over six days using a participatory approach involving training, mentoring, and direct evaluation of the production process. The technologies applied included peeling, slicing, oil-spinning, and sealing machines to improve product quality and production efficiency. The results showed significant improvements in processing speed, reduced oil content in the final product, and more hygienic and attractive packaging. In addition, onion skin waste was utilized as a natural pesticide in line with the zero-waste principle. The application of these technologies successfully improved product quality, efficiency, and competitiveness while empowering the local economy in Patoloan Village. Abstrak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian dan kapasitas produksi UMKM pengolah bawang goreng di Desa Patoloan melalui penerapan teknologi tepat guna berbasis konsep zero waste. Pelaksanaan kegiatan dilakukan selama enam hari dengan metode partisipatif yang melibatkan pelatihan, pendampingan, dan evaluasi langsung pada proses produksi. Teknologi yang diterapkan meliputi mesin pengupas, perajang, peniris minyak, dan sealer untuk memperbaiki kualitas produk serta efisiensi waktu kerja. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kecepatan produksi, penurunan kadar minyak pada bawang goreng, dan tampilan kemasan yang lebih menarik serta higienis. Selain itu, limbah kulit bawang dimanfaatkan menjadi pestisida nabati sebagai bentuk penerapan konsep zero waste. Penerapan teknologi ini terbukti meningkatkan mutu, efisiensi, dan daya saing produk UMKM, sekaligus memberikan dampak pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah Patoloan.
Inovasi Pembelajaran Matematika bagi Generasi Alpha melalui Game Edukasi Interaktif untuk Meningkatkan Motivasi dan Minat Belajar Mappakaya, Soghi Ratu; Marliana, Mely
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 4 (2025): Oktober - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.4.2025.7226

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah melahirkan Generasi Alpha, yakni generasi yang tumbuh di tengah perkembangan teknologi, visualisasi, dan sistem interaktif. Karakteristik generasi ini menuntut adanya strategi pembelajaran yang lebih inovatif, menarik, serta mendorong partisipasi aktif peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan minat belajar matematika anak Generasi Alpha melalui penerapan permainan edukatif interaktif berbasis aplikasi Math Games. Kegiatan penelitian dilaksanakan di lembaga bimbingan belajar Mappakaya Belajar, yang berdiri pada tahun 2024 dan memberikan layanan kepada siswa sekolah dasar kelas I hingga VI. Penelitian ini menggunakan metode campuran dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk melihat efektivitas game edukasi interaktif dalam meningkatkan motivasi belajar matematika anak generasi Alpha. Kegiatan dilakukan di Mappakaya Belajar selama Januari–Februari 2025 dengan melibatkan tujuh peserta didik. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan angket, lalu dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman serta analisis deskriptif kuantitatif. Triangulasi sumber digunakan untuk memastikan keabsahan data. Hasil observasi dan wawancara menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar siswa setelah penerapan game edukasi interaktif. Secara kuantitatif, skor rata-rata motivasi belajar meningkat dari 2,6 sebelum perlakuan menjadi 4,2 pada akhir bulan kedua. Secara kualitatif, siswa tampak lebih antusias, aktif berpartisipasi dalam kegiatan, dan menunjukkan minat yang lebih tinggi terhadap materi pembelajaran. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa permainan edukatif interaktif sejalan dengan karakteristik Generasi Alpha dan terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar matematika siswa.