Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Perancangan Mechanical Design dan Front-end Pada Alat Sedimtrack-IoT Ardani , Muhamad Auli’a
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memfokuskan pada perancangan dan pengembangan prototipe alat pemindai citra sedimen berbasis Internet of Things (IoT). Alat ini dirancang untuk otomasi akuisisi data visual sedimen secara presisi, mengatasi keterbatasan metode manual. Aspek desain mekanis mengintegrasikan motor stepper NEMA 17 yang dikendalikan oleh driver A4988, memungkinkan gerakan translasi incremental yang akurat. Traksi linear diimplementasikan melalui sistem slider yang terpasang pada linear guide, dipadukan dengan pulley berdiameter 5mm (baik smooth maupun toothed) serta timing belt 6mm untuk memastikan pergerakan yang sinkron dan tanpa slip, vital untuk pemindaian gambar beresolusi tinggi. Paralel dengan pengembangan hardware, desain front-end aplikasi mobile menjadi krusial dalam memfasilitasi interaksi pengguna. Antarmuka dirancang untuk memungkinkan kontrol remote perangkat, visualisasi data real-time dari hasil pemindaian, dan akses ke riwayat data akuisisi sedimen. Arsitektur front-end dikembangkan dengan mempertimbangkan prinsip User Interface (UI) dan User Experience (UX) yang optimal, berfokus pada navigasi intuitif dan presentasi data yang informatif. Kombinasi rekayasa mekanis yang robust dengan software front-end yang responsif diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional dan akurasi data dalam aplikasi pemantauan sedimen. Kata kunci—Pemindai Gambar, Sedimen, IoT, NEMA 17, A4988, Slider, Timing Belt, Aplikasi Mobile, Front-end, UI/UX
Perancangan Sistem IoT pada Alat SedimTrack-IoT (Internet of Things) Arifah , Dini Fitria; Lesmana, Bayu; Ardani , Muhamad Auli’a
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemindaian visual sedimen secara otomatis menjadi bagian penting dalam mendukung kegiatan dokumentasi geologi dan lingkungan. Pendekatan konvensional yang menggunakan kamera ponsel secara manual sering kali menghasilkan data visual yang tidak konsisten akibat variasi sudut, jarak, serta pencahayaan. Penelitian ini memfokuskan pada perancangan sistem Internet of Things (IoT) pada alat SedimTrack-IoT, khususnya pada aspek sistem elektronik dan komunikasi data. Mikrokontroler ESP32 digunakan sebagai unit pengendali utama yang terhubung dengan motor stepper untuk menggerakkan lintasan kamera secara presisi. Sistem dirancang agar mampu berkomunikasi secara real-time menggunakan protokol MQTT dengan koneksi TLS, serta mendukung proses akuisisi data dan pengiriman gambar ke penyimpanan cloud Supabase. Pengujian sistem menunjukkan bahwa presisi pergerakan lintasan mencapai ±0,1 cm per 1 cm langkah, dengan tingkat keberhasilan pengiriman data sebesar 96,2% dari ESP32 ke server. Delay rata-rata komunikasi sebesar 1,12 detik menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan performa komunikasi yang stabil untuk kebutuhan pemantauan berbasis IoT. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem elektronik dan komunikasi IoT yang dirancang mampu mendukung proses dokumentasi gambar sedimen secara otomatis, efisien, dan dapat diandalkan. Kata kunci — dokumentasi sedimen, esp32, internet of things, komunikasi mqtt, sistem elektronik, supabase.
Perancangan dan Pengembangan Sistem Alat Pemindai Sedimen dengan Implementasi Image Stitching Berbasis Python-OpenCV, Flask, Supabase, dan Protokol MQTT Lesmana, Bayu; Arifah, Dini Fitria; Ardani , Muhamad Auli’a
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dokumentasi visual sedimen merupakan bagian penting dalam studi geologi dan pemetaan lingkungan. Metode manual yang mengandalkan pengambilan gambar terpisah sering menghadapi kendala inkonsistensi posisi, pencahayaan, dan sudut pandang, yang berakibat pada penurunan kualitas data. Selain itu, penggunaan perangkat konvensional seperti pemindai laboratorium beresolusi tinggi tidak efisien karena biaya dan pemeliharaan yang tinggi. Untuk mengatasi permasalahan ini, dikembangkan sistem pemindai sedimen berbasis image stitching yang memanfaatkan Python, OpenCV, dan Flask untuk pengolahan citra secara otomatis. Protokol MQTT digunakan untuk komunikasi data real-time antara perangkat pemindai dan server, sedangkan Supabase dimanfaatkan untuk penyimpanan dan pengelolaan data citra secara terpusat di cloud. Pengujian dilakukan dengan 3 size sedimen yakni 30 cm, 50 cm dan 100 cm menunjukkan keberhasilan transmisi data mencapai 96,2% dengan latensi rata-rata 1,12 detik. Proses image stitching menghasilkan citra utuh dalam waktu kurang dari 10 detik untuk berbagai lintasan. Sistem ini terbukti efektif dalam meningkatkan konsistensi, efisiensi, dan keandalan dokumentasi visual sedimen. Kata kunci — Image stitching, Python, OpenCV, Flask, MQTT, Supabase