Ketidakefisienan dalam alur distribusi gudangseringkali disebabkan oleh penataan tata letak yang tidakmempertimbangkan karakteristik pergerakan barang.Penelitian ini dilakukan di gudang distribusi PT NusantaraBangun Mitrautama yang mengalami jarak material handlingtinggi akibat penempatan barang yang tidak sesuai denganfrekuensi pergerakannya. Tujuan dari penelitian ini adalahmerancang ulang tata letak gudang menggunakan metodeClass-Based Storage yang dikombinasikan dengan klasifikasiABC dan FSN. Data yang digunakan mencakup dimensibarang, volume, frekuensi, serta posisi penyimpanan.Perhitungan kebutuhan ruang dilakukan berdasarkan luas alasdan estimasi tumpukan barang, sementara evaluasi efisiensidilakukan dengan menghitung jarak perpindahan barangmenggunakan pendekatan rectilinear. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa total jarak perpindahan barang padalayout existing sebesar 67.327.465,5 meter per tahun dapatdikurangi menjadi 52.473.630,5 meter per tahun pada layoutusulan, atau mengalami peningkatan efisiensi sebesar 22,08%.Penerapan metode ini menghasilkan zonasi penyimpanan yanglebih baik, dengan barang fast-moving diletakkan pada areadekat pintu masuk/keluar. Penelitian ini membuktikanpendekatan Class Based Storage berbasis klasifikasi mampumeningkatkan efisiensi operasional gudang secara signifikan.Kata kunci— tata letak gudang, class-based storage, abc, fsn,efisiensi, rectilinear