Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Sektor Basis dan Sektor Non-Basis dalam Upaya Peningkatan Sarana dan Prasarana Perkotaan di Kota Payakumbuh Abiyyah Irfana Kamil; Aisyah Ayu Azahra; Agung Rahma Hakim; Desianna Dwi Riscanti; Dzikrina Maghfira; Engzi Fauziah; Fadil Surya Sikumbang; Givo Prananda; Inil Ariani; Jenny Maldana; Kiki Mairanda Putra; Muhammad Rehan; Mutiara Fadiah; Naswa Belika; Nurlita Febriani; Putri Noor Sahara; Rahma; Ratna Usholina; Zalfara Az-zahra; Adib; Ario Hernest Hadinata
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is focused on a comprehensive analysis of the characteristics of the leading economic sectors (base) and supporting sectors (non-base) that are developing in Payakumbuh City, as well as examining the impact of this sectoral configuration on the formulation of policies for the development of urban facilities and infrastructure. The data used in this study is secondary in nature and was obtained from the Central Statistics Agency (BPS) of Payakumbuh City, with the main sources being the publications Payakumbuh City in Figures 2025 and Payakumbuh City Regional Statistics 2025. The analytical method used is a quantitative descriptive approach, which is carried out by measuring the contribution of each economic sector to the region's Gross Regional Domestic Product (GRDP). Next, the results of the sectoral analysis are interpreted to obtain a more comprehensive understanding of the structure and dynamics of the Payakumbuh City economy. The results of the study show that the wholesale and retail trade sector, processing industry, and the service sector group including corporate services, educational services, and government services have a dominant role in forming GRDP, so they are categorized as basic sectors. On the other hand, the agricultural and mining sectors show a relatively limited contribution, so they are included in the non-based sector group. These findings emphasize the need to prioritize development of infrastructure that supports trade and industrial activities, improve the quality of public services, and develop urban utility facilities on an ongoing basis to support the continued growth of key sectors. Thus, this research provides a strong empirical basis for urban development planning that is in line with real economic conditions, so that the resulting policies can be implemented in a more focused, efficient and effective manner.   Keywords: Key Sectors, Non-Key Sectors, GRDP, Urban Infrastructure, Payakumbuh   Abstrak Penelitian ini difokuskan pada analisis menyeluruh terhadap karakteristik sektor ekonomi unggulan (basis) dan sektor pendukung (non-basis) yang berkembang di Kota Payakumbuh, serta menelaah dampak dari konfigurasi sektoral tersebut terhadap perumusan kebijakan pengembangan fasilitas dan infrastruktur perkotaan. Data yang dimanfaatkan dalam kajian ini bersifat sekunder dan diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Payakumbuh, dengan sumber utama berupa publikasi Kota Payakumbuh Dalam Angka 2025 dan Statistik Daerah Kota Payakumbuh 2025. Metode analisis yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif, yang dilakukan melalui pengukuran kontribusi setiap sektor ekonomi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah. Selanjutnya, hasil analisis sektoral tersebut diinterpretasikan untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai struktur dan dinamika perekonomian Kota Payakumbuh. Hasil kajian menunjukkan bahwa sektor perdagangan besar dan eceran, industri pengolahan, serta kelompok sektor jasa meliputi jasa perusahaan, jasa pendidikan, dan jasa pemerintahan memiliki peran dominan dalam pembentukan PDRB, sehingga dikategorikan sebagai sektor basis. Di sisi lain, sektor pertanian dan pertambangan menunjukkan kontribusi yang relatif terbatas, sehingga termasuk dalam kelompok sektor non-basis. Temuan ini menegaskan perlunya prioritas pembangunan pada infrastruktur yang menunjang aktivitas perdagangan dan industri, peningkatan kualitas layanan publik, serta pengembangan sarana utilitas perkotaan secara berkesinambungan guna mendukung keberlanjutan pertumbuhan sektor-sektor utama. Dengan demikian, penelitian ini menyediakan dasar empiris yang kuat bagi perencanaan pembangunan perkotaan yang selaras dengan kondisi ekonomi riil, sehingga kebijakan yang dihasilkan dapat diterapkan secara lebih fokus, efisien, dan efektif.   Kata kunci: Sektor Basis, Sektor Non-Basis, PDRB, Infrastruktur Perkotaan, Payakumbuh.