Micro-entrepreneurs in Pamulang, Tangerang Selatan face challenges in daily cash management, including the absence of cash records and the mixing of business and personal finances. This community service activity aims to improve their understanding and skills in managing daily cash. The methods include counseling, training, and assistance in daily cash recording. The results show improved ability to record cash inflows and outflows and increased awareness of separating business and personal finances. In conclusion, daily cash management training is effective in supporting financial management and the sustainability of micro enterprises, and follow-up assistance is recommended. Keywords: Daily cash management; Micro enterprises; Community service Abstrak Pelaku usaha mikro di Pamulang, Tangerang Selatan masih menghadapi kendala dalam pengelolaan kas harian, seperti tidak adanya pencatatan kas dan tercampurnya keuangan usaha dan pribadi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku usaha mikro dalam mengelola kas harian secara sederhana. Metode pengabdian dilakukan melalui penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan pencatatan kas harian. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam mencatat kas masuk dan kas keluar serta kesadaran memisahkan keuangan usaha dan pribadi. Kegiatan ini dinilai efektif dalam mendukung pengelolaan keuangan dan keberlanjutan usaha mikro, sehingga diperlukan pendampingan lanjutan agar praktik pencatatan kas dapat diterapkan secara konsisten. Kata Kunci: Manajemen kas harian; Usaha mikro; Pengabdian masyarakat