Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Materi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Budaya Lokal di Indonesia: (Urgensi dan Tantangannya) Nindi Antika, Aisyah; Ishmah Syafiulloh; Zaironi, Muhammad
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam urgensi (pentingnya) pengembangan materi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang diintegrasikan dengan nilai-nilai budaya lokal di Indonesia serta mengidentifikasi tantangan-tantangan utama yang dihadapi dalam proses pengembangannya. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur (literature review), di mana data dikumpulkan dari berbagai sumber primer dan sekunder berupa jurnal ilmiah, buku, dan dokumen kebijakan terkait integrasi PAI dan budaya lokal di Indonesia. Pendekatan analisis yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif untuk mengkonstruksi argumentasi mengenai pentingnya integrasi dan pemetaan kendala di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan materi PAI berbasis budaya lokal memiliki urgensi yang tinggi, terutama dalam hal: (1) Menumbuhkan Identitas Ganda (keagamaan dan kebangsaan) peserta didik; (2) Menciptakan Pembelajaran yang Kontekstual sehingga lebih mudah dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari (sesuai prinsip Contextual Teaching and Learning); dan (3) Mengembangkan Karakter Islami melalui penanaman nilai-nilai kearifan lokal yang sejalan dengan ajaran Islam (seperti ta'awun dan musyawarah). Meskipun demikian, terdapat tantangan signifikan yang harus diatasi, meliputi: (1) Keterbatasan Kurikulum Baku dan sumber belajar yang tersistematis; (2) Kurangnya Kompetensi Guru dalam literasi budaya dan pedagogi integrasi; serta (3) Adanya Konflik Nilai pada beberapa tradisi lokal yang bertentangan dengan prinsip dasar Syariat Islam, yang memerlukan proses seleksi dan penyesuaian yang cermat. Oleh karena itu, kolaborasi antara guru, tokoh agama, dan budayawan menjadi kunci utama untuk mengatasi tantangan tersebut.
Pengembangan Bahan Ajar PAI Menggunakan Pendekatan Lesson Study dengan Integrasi Literasi Budaya Lokal untuk Memperkuat Nilai-Nilai Gotong Royong pada Siswa SMPN 03 Ampelgading Nindi Antika, Aisyah; Husni, Muhammad
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3283

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis pendekatan Lesson Study dengan integrasi literasi budaya lokal guna memperkuat nilai-nilai gotong royong pada siswa SMPN 03 Ampelgading. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Implementasi pembelajaran dilaksanakan melalui tahapan Lesson Study: Plan, Do, dan See sebagai bagian dari proses uji coba dan perbaikan berkelanjutan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, angket, serta penilaian sikap siswa. Validasi ahli materi dan media dilakukan sebelum implementasi untuk memastikan kelayakan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan layak digunakan dengan skor kelayakan rata-rata 88% (kategori sangat baik). Selain itu, terjadi peningkatan signifikan pada indikator sikap gotong royong siswa, yaitu dari 48% sebelum perlakuan menjadi 87% setelah penerapan bahan ajar. Respon siswa dan guru juga menunjukkan bahwa pembelajaran lebih bermakna karena terkait dengan konteks budaya lokal yang dekat dengan kehidupan siswa.