Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Platform YouTube sebagai Pennyebaran Dakwah Islam Juliansyach, Muhamad Ilman; Fadhili, Ahmad Zaki; Firdaus, Dziekrillah Jibran Aly; Resyananda, Muhammad Rizqi; Zakibar, Muhammad Rafi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3660

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era digital telah memberikan dampak besar terhadap dakwah Isalam. Dakwah kini tidak hanya dilakukan melalui mimbar masjid atau majlis taklim, tetapi telah berkembang ke ruang digital melalui berbagai platform media sosial, salah satunya yaitu platform YouTube. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan platform YouTube sebagai media penyebaran dakwah Islam di era digital dengan meninjau potensi, tantangan, dan strategi pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi literature (literature riview) melalui penelaahan berbagai jurnal, artikel ilmiah, dan sumber akademik yang relavan. Hasil penelitian nenunjukkan bahwa YouTube memiliki potensi besar sebagai media dakwah karena sifatnya yang berbasis audiovisual, interaktif, serta mudah diakses oleh masyarakat luas lintas usia dan wilayah. Tokoh seperti Habib Ja’far Al-Hadar dan Ustadz Hanan Attaki menjadi contoh keberhasilan pendakwah yang mampu mengemas pesan agama secara kreatif, komunikatif, dan sesuai dengan karakter generasi muda melalui  pendekatan edutaiment. Namun, dakwah digital juga menghadapi tantangan seperti masalah kredibilitas pendakwah, komentar negatif, serta potensi penyebaran konten yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan literasi digital, etika dakwah, serta strategi komunikasi yang tepat agar dakwah Islam pada platform YouTube dapat berlangsung secara efektif, moderat, dan memberikan pengaruh positif bagi masyarakat luas.