Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Landasan Teologi Gerakan Muhammadiyah: Sebuah Studi Pustaka Engel Hukunala; Irawati; Rusli; Dahlan Lamabawa
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.4180

Abstract

Landasan teologis menjadi elemen fundamental yang membentuk arah ideologi, praksis gerakan, serta respons Muhammadiyah terhadap dinamika sosial-keagamaan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis landasan teologi gerakan Muhammadiyah dengan menelusuri sumber-sumber pemikiran utama yang menjadi rujukan ideologis dan normatif organisasi tersebut. Peneltian ini merupakan penelitian kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif, melalui analisis terhadap literatur akademik yang relevan seperti buku dan karya ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa teologi Muhammadiyah berakar pada prinsip tauhid murni, pemurnian akidah dari praktik syirik, bid‘ah, dan khurafat, serta peneguhan Al-Qur’an dan Sunnah sebagai sumber utama ajaran Islam dengan pendekatan rasional dan kontekstual. Teologi ini tidak bersifat spekulatif, melainkan sebuah tindakan nyata, yang mendorong keterlibatan aktif dalam transformasi sosial melalui amal usaha di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Dengan demikian, teologi Muhammadiyah dapat dipahami sebagai teologi pembebasan dan pencerahan yang berorientasi pada kemajuan umat dan kemaslahatan masyarakat luas.
Latar Belakang Berdirinya Muhammadiyah: Sebuah Studi Pustaka Esby Eriyanti Nuzulia; Rosmiati Daya; A. Ratnawati; Dahlan Lamabawa
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji latar belakang berdirinya Muhammadiyah sebagai gerakan pembaruan Islam di Indonesia pada awal abad ke-20. Muhammadiyah lahir dalam konteks sosial, keagamaan, dan pendidikan umat Islam yang ditandai oleh praktik keagamaan yang sinkretis, rendahnya kualitas pendidikan, serta kondisi sosial masyarakat yang terbelakang akibat kolonialisme. Selain itu, pengaruh pemikiran pembaruan Islam dari Timur Tengah, khususnya gagasan tajdid dan purifikasi ajaran Islam, turut membentuk dasar ideologis pendirian Muhammadiyah oleh K.H. Ahmad Dahlan pada tahun 1912 di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi pustaka (library reserach), terhadap sumber-sumber primer dan sekunder yang relevan, seperti dokumen sejarah, karya tokoh Muhammadiyah, dan literatur akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdirinya Muhammadiyah tidak hanya merupakan respons terhadap kondisi internal umat Islam, tetapi juga merupakan upaya strategis untuk menghadapi tantangan modernitas dan kolonialisme melalui reformasi pendidikan, dakwah, dan kegiatan sosial. Dengan demikian, Muhammadiyah berperan penting dalam membangun kesadaran keagamaan yang rasional, berkemajuan, dan berorientasi pada kemaslahatan umat serta bangsa Indonesia.