Talakua, Mouren C. Elizabeth
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis prioritas kriteria penentuan lokasi puskesmas menggunakan metode SWARA di kota Ambon Talakua, Jossh C. E.; Talakua, Mouren C. Elizabeth; Tuerah, Vinny Valentina
Indonesian Red Crescent Humanitarian Journal Vol. 4 No. 2 (2025): Indonesian Red Crescent Humanitarian Journal
Publisher : Bulan Sabit Merah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56744/irchum.v4i2.90

Abstract

Ketersediaan fasilitas layanan kesehatan primer yang merata masih menjadi tantangan utama dalam pembangunan wilayah di Indonesia Timur, termasuk Kota Ambon. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 Tahun 2019 telah menetapkan kriteria lokasi pembangunan Puskesmas, namun belum mengatur prioritas antar kriteria tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prioritas bobot kriteria kesesuaian lokasi Puskesmas di Kota Ambon menggunakan metode Step-wise Weight Assessment Ratio Analysis (SWARA). Metode ini mengakomodasi penilaian subjektif pakar ke dalam bobot kuantitatif yang digunakan untuk menyusun urutan prioritas kriteria. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 42 praktisi kesehatan di Kota Ambon, yang selanjutnya dianalisis melalui empat tahapan utama metode SWARA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan akses jalan (W1 = 0,2308), pengelolaan limbah B3 (W2 = 0,2098), dan jarak aman dari sumber pencemaran (W3 = 0,1748) merupakan kriteria dengan bobot tertinggi. Sementara itu, kriteria administratif, seperti kepemilikan lahan dan kedekatan dengan permukiman, memiliki bobot terendah (<0,001), yang menunjukkan bahwa faktor teknis dan lingkungan memiliki peran yang lebih dominan. Temuan ini memberikan dasar yang kuat bagi perencanaan spasial serta pengambilan keputusan lokasi pembangunan Puskesmas yang lebih objektif dan adaptif terhadap kondisi lokal. Hasil pembobotan ini juga dapat diintegrasikan ke dalam sistem informasi geografis (GIS) sebagai instrumen perencanaan spasial berbasis data.