Fadhila Ayu Regita Chayani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI NILAI-NILAI ISLAM DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN SOSIAL DI PANTI ASUHAN MUSTIKA TAMA PADA ERA GLOBALISASI Fadhila Ayu Regita Chayani
Welvaart: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol. 6 No. 2 (2025): EDISI DESEMBER
Publisher : Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/welvaart.v6i2.110

Abstract

Globalisasi telah membawa perubahan yang besar bagi seluruh aspek kehidupan manusia. Dalam konteks pekerjaan sosial, globalisasi telah mendorong perubahan paradigma dalam praktik pelayanan sosial yang menekankan efisiensi, profesionalisme, dan rasionalitas global. Pada masyarakat Muslim, pekerjaan sosial tidak hanya dipahami sebagai profesi teknis, tetapi sebagai ibadah sosial berlandaskan nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai Islam dalam meningkatkan kesejahteraan sosial di Panti Asuhan Mustika Tama pada era globalisasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui: observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spiritualitas dan profesionalisme dalam profesi pekerjaan sosial tidak saling bertentangan, melainkan dapat saling memperkuat dan melengkapi satu sama lain dalam menghadapi tantangan globalisasi. Implementasi nilai-nilai Islam di Panti Asuhan Mustika Tama seperti: tauhid, ‘adl, rahmah, amanah, dan ihsan menjadi pedoman etis dalam setiap pelayanan sosial. Peran pekerja sosial yaitu sebagai educator, advocator, dan manajerial. Strategi adaptasi dilakukan melalui adaptasi teknologi, nilai dan budaya, serta profesionalisme. Dengan demikian, Panti Asuhan Mustika Tama tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pengasuhan dan perlindungan anak saja, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan dan pendidikan sosial-spiritual yang relevan dengan tantangan global.