Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perforasi Membran Timpani Akibat Trauma Tumpul: Laporan Kasus Ningsih, Desak Made Dwi Ambari; Rikakaya, Putu Vira
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i12.20866

Abstract

Perforasi membran timpani adalah robekan pada membran timpani yang menyebabkan komunikasi antara telinga luar dan telinga tengah. Kondisi ini dapat disebabkan oleh infeksi, trauma, atau perubahan tekanan mendadak. Sebagian besar kasus sembuh spontan dengan terapi konservatif, namun beberapa dapat menetap dan menimbulkan komplikasi. Perforasi akibat trauma tumpul saat aktivitas olahraga masih jarang dilaporkan. Seorang laki-laki usia 22 tahun datang ke poliklinik THT dengan keluhan nyeri telinga kiri sejak satu hari setelah terhantam bola saat bermain sepak bola. Keluhan disertai rasa tersumbat, penurunan pendengaran, dan tinnitus. Pemeriksaan otoskopi menunjukkan adanya darah di liang telinga dan perforasi oval pada membran timpani kiri. Pasien ditatalaksana secara konservatif dengan analgetik, antibiotik, dan antiinflamasi. Pada evaluasi dua minggu kemudian, keluhan nyeri dan sumbatan membaik, tinnitus berkurang, serta pendengaran membaik secara subjektif. Trauma tumpul dapat menyebabkan perforasi membran timpani melalui peningkatan tekanan mendadak di liang telinga. Hantaman bola ke kepala diduga menimbulkan gelombang tekanan yang melebihi ambang ketahanan membran timpani. Penatalaksanaan konservatif merupakan pilihan awal yang efektif, disertai edukasi menjaga telinga tetap kering dan menghindari manipulasi. Trauma tumpul akibat aktivitas olahraga dapat menyebabkan perforasi membran timpani. Diagnosis dini dan tata laksana konservatif yang tepat memberikan hasil klinis yang baik serta mendukung pemulihan fungsi pendengaran.