This Author published in this journals
All Journal Hasta Wiyata
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

REALITAS SOSIAL KAUM PEREMPUAN PADA CERITA PENDEK MEREKA BILANG, SAYA MONYET! KARYA DJENAR MAESA AYU (STUDI ANALISIS WACANA KRITIS TEUN A. VAN DIJK DAN SARA MILLS) Rahmadani, Mega Titis
Hasta Wiyata Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Hasta Wiyata
Publisher : University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Analisis wacana menyelidiki kelompok sosial yang bertarung melalui bahasa. Kajian tentang wacana secara kritis dapat dilakukan pada penulisan berita, novel, cerpen dan pada media gambar. Penelitian ini berperan tuju dalam mendeskripsikan tentang dimensi teks, konteks, dan kognisi sosial dalam cerita pendek berjudul Mereka Bilang, Saya Monyet! karya Djenar Maesa Ayu sebagai penerapan teori analisis wacana kritis Teun A. van Dijk dan Sara Mills sebagai pendukung. Metode yang digunakan kualitatif deskriptif, pengumpulan data melalui pembacaan keseluruhan dan pemilihan teks berdasarkan dimensi teks, konteks, dan kognisi sosial, analisis data dilakukan dengan metode induktif. Hasil temuan menunjukkan sebanyak 8 data teks memenuhi syarat analisis wacana kritis dimensi teks yang dikemukakan oleh Teun A. van Dijk, yakni 4 data struktur makro dan 4 data superstruktur. Dimensi konteks sosial berdasar pada syarat van Dijk menunjukkan temuan bahwa dalam cerpen ini terdapat tujuan wacana di luar teks sebagai bentuk perlawanan perempuan ketika dianggap rendah oleh gejolak patriarki, sedangkan pada syarat Mills menunjukkan temuan bahwa posisi pembaca dibuat seolah-olah ada di dalam ketidaknyamanan tokoh utama. Dimensi kognisi sosial berdasar pada syarat van Dijk menunjukkan temuan bahwa penulis melakukan riset sosial terhadap posisi-posisi kaum perempuan dengan "nilai" harga diri di mata masyarakat, sedangkan pada syarat Mills menunjukkan temuan bahwa posisi subjek-objek berubah-ubah seiring bagaimana dinamika kekuasaan yang ada dalam wacana sosial.