Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Faktor Karakteristik Penderita TB Serta Status Komorbid TB-DM Dengan Keberhasilan Pengobatan Tuberkulosis Di Kota Medan Tahun 2023: The Relationship Between Characteristic Factors of TB Patients and TB-DM Comorbid Status with the Success of Tuberculosis Treatment in Medan City in 2023 Anggun Sheillawany; Nofi Susanti
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9614

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan global, termasuk di Indonesia. Kota Medan merupakan wilayah dengan jumlah kasus TB tertinggi di Provinsi Sumatera Utara, namun tingkat keberhasilan pengobatannya masih rendah. Keberhasilan pengobatan TB dipengaruhi oleh faktor karakteristik individu dan penyakit penyerta seperti diabetes melitus (DM). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan faktor karakteristik penderita TB dan TB-DM dengan keberhasilan pengobatan TB di Kota Medan tahun 2023. Desain penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 195 responden dipilih melalui teknik Simple Random Sampling berdasarkan data SITB tahun 2023. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi p ? 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya variabel pekerjaan (p=0,019) yang berhubungan signifikan dengan keberhasilan pengobatan TB. Sementara variabel usia (p=0,654), jenis kelamin (p=1,000), pemeriksaan kontak (p=0,053), riwayat pengobatan sebelumnya (p=0,692), riwayat DM (p=0,366), dan status TB-DM (p=0,869) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Kesimpulannya, status pekerjaan berpengaruh terhadap keberhasilan pengobatan TB. Oleh karena itu, program pengendalian TB perlu mempertimbangkan kondisi pekerjaan pasien dan memberikan edukasi serta pendampingan bagi pasien yang aktif bekerja agar pengobatan dapat diselesaikan secara optimal