Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis layanan delivery barang dagangan dalam upaya mencapai segmen pasar di Alfamart Limba U2 Kota Gorontalo. Fokus penelitian diarahkan pada tiga aspek utama, yaitu edukasi atau sosialisasi layanan, komunikasi antara kurir dan konsumen, serta keterbatasan sumber daya manusia (SDM). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi karyawan Alfamart dan konsumen yang menggunakan layanan delivery. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan delivery mengalami peningkatan pengguna dari tahun 2022 hingga 2024, namun pemanfaatannya masih rendah dibanding jumlah penduduk setempat. Edukasi dan sosialisasi layanan belum optimal karena hanya mengandalkan promosi pasif melalui banner dan media sosial, sehingga banyak konsumen tidak mengetahui keberadaan aplikasi Alfagift maupun prosedur pemesanannya. Komunikasi antara kurir dan konsumen juga sering terkendala, seperti alamat pengiriman yang tidak jelas, informasi pengiriman yang terburu-buru, serta kesalahpahaman pesanan yang berpengaruh pada kepuasan pelanggan. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas layanan delivery sangat dipengaruhi oleh sinergi antara sosialisasi, komunikasi, dan manajemen SDM. Perbaikan pada ketiga aspek tersebut penting dilakukan agar layanan delivery tidak hanya mampu memperluas jangkauan pasar, tetapi juga meningkatkan kepuasan konsumen. Penelitian ini berkontribusi secara teoretis pada kajian layanan ritel modern serta memberikan rekomendasi praktis bagi Alfamart dalam mengoptimalkan strategi delivery di tengah persaingan bisnis ritel yang semakin kompetitif.