Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya perubahan yang memerlukan strategi manajemen. Adanya perubahan dilingkup pendidikan dampak dari perkembangan teknologi yang sangat pesat. Sekolah seharusnya mejadi organisasi pembelajar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan sikap dan strategi manajemen pembelajaran yang dilakukan di sekolah PAUD dalam menyikapi perubahan. Pendekatan ini dengan kualitatif survey, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan pada bulan juni-juli 2025 yang dilakukan di 24 guru dan kepala sekolah PAUD kota Madiun, kabupaten Madiun dan Kabupaten Ngawi. Proses analisis data dalam penelitian ini menggunaan langkah-langkah dari Milles dan Huberman. Hasil penelitian ditemukan sikap guru dan kepala sekolah dalam menghadapi perubahan adalah menerima dengan alasan mengikuti perubahan, menerima dengan alasan sudah seharusnya ada perubahan, menerima dan menjadikan perubahan sebagai kesempatan untuk mengembangkan diri. Sedangkan strategi manajemen dalam menyikapi perubahan baru sebatas refleksi, diskusi dan evaluasi. Belum menuju ke perencanaan tindak lanjut. Sekolah PAUD belum menunjukkan ciri-ciri sepenuhnya 7 dimensi organisasi pembelajar, karena hanya ada satu dimensi saja yaitu belajar dari lingkungan (lerning from environment). Hasil penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi praktis dalam perencanaan strategis lanjutan bagi sekolah PAUD dan keilmuan manajemen organisasi pembelajar.