Carolina Latuheru, Stevani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Urgensi Pendekatan Saintifik dalam Pembelajaran Sekolah Dasar di Era Revolusi Abad 21 Carolina Latuheru, Stevani
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1802

Abstract

Penulisan artikel bertujuan untuk memeriksa bagaimana mengajarkan keterampilan modern kepada peserta didik sekolah dasar melalui pendekatan saintifik dan dapat bermanfaat. Dengan memeriksa teori hingga temuan penelitian sebelumnya tentang penggunaan pendekatan saintifik dalam kegiatan pembelajaran, studi ini menggunakan metode studi pustaka. Dua puluh artikel jurnal nasional yang relevan dengan metode ilmiah dan keterampilan abad ke-21 dianalisis dalam penelitian ini. Literatur yang ditinjau diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir. Dengan mengklasifikasikan temuan penelitian berdasarkan elemen komunikasi, kerja sama tim, berpikir kritis, kreativitas, dan inovasi, analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis konten. Analisis konten adalah teknik analisis kualitatif yang dilakukan dengan menelaah sumber-sumber literatur ilmiah yang terkait dengan pendekatan ilmiah dan kompetensi abad ke-21, kemudian mengelompokkan informasi berdasarkan tema yang telah ditentukan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan saintifik, sangat membantu dalam pengembangan keterampilan abad ke-21, terutama dalam bidang pemikiran kritis, kerja tim, komunikasi, dan kreativitas. Peserta didik didorong untuk aktif, berpikir, dan metodis dalam pemahaman mereka tentang materi pelajaran melalui tahap pengamatan, penyelidikan, pengumpulan informasi, penalaran, dan komunikasi. Dalam hal ini guru merupakan fasilitator. Oleh karena itu, pendekatan saintifik sangat relevan saat membantu sekolah dasar membangun kemampuan abad ke-21.