Penelitian ini bertujuan untuk Analisis Tahapan-Tahapan Penerimaan Diri Odha Dengan Perilaku Seks Bebas. Berdasarkan hasil penelitian dan wawancara dengan partisipan, diketahui bahwa partisipan yang merupakan ODHA (Orang Dengan HIV AIDS) memiliki latar belakang yang tidak jauh berbeda dengan orang pada umumnya. Sebelum melakukan tes dan mendapatkan diagnosis, partisipan sama-sama berkegiatan seperti pada umumnya, bekerja, berkuliah, berteman dan membangun relasi dengan siapa saja. Latar belakang kedua partisipan dalam melakukan hubungan seksual berbeda, dimana partisipan pertama melakukan dengan dasar ekonomi dan tuntutan pekerjaan sedangakan partisipan kedua untuk memuaskan hasrat atau hawa nafsu.Penelitian ini mengungkap bahwa proses penerimaan diri pada individu dengan HIV merupakan perjalanan psikologis yang panjang dan unik pada setiap orang. Melalui analisis deskriptif kualitatif terhadap dua partisipan, PS dan R, ditemukan bahwa meskipun keduanya menghadapi diagnosis yang sama, perbedaan latar belakang, kesiapan mental, serta dukungan sosial membentuk proses penerimaan diri yang berbeda.Temuan yang paling menonjol dalam penelitian ini adalah bahwa penerimaan diri tidak muncul secara spontan, melainkan melalui serangkaian tahapan emosional sebagaimana dijelaskan oleh Kubler-Ross (2014): penolakan, kemarahan, tawar-menawar, depresi, dan penerimaan. PS menunjukkan penerimaan yang lebih cepat karena telah memiliki pengetahuan tentang HIV dan dukungan komunitas, sedangkan R melewati fase penolakan dan depresi yang lebih panjang akibat keterkejutan dan minimnya informasi awal