Penelitian ini membahas tentang komunikasi dan kolaborasi antara guru dan orang tua dalam menyampaikan perkembangan anak pada pendidikan anak usia dini. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui secara mendalam bentuk komunikasi yang dilakukan, hambatan yang dihadapi, serta upaya guru dalam menjaga efektivitas kerja sama agar perkembangan anak dapat terpantau dengan baik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara terhadap guru serta beberapa orang tua murid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antara guru dan orang tua dilakukan dalam dua bentuk, yaitu secara langsung melalui pertemuan tatap muka di sekolah seperti saat penjemputan anak atau kegiatan parenting, dan secara tidak langsung melalui media digital, terutama aplikasi WhatsApp, untuk menyampaikan informasi harian, foto kegiatan anak, maupun laporan perkembangan belajar. Hambatan yang muncul antara lain kesibukan orang tua yang bekerja, sehingga tidak selalu memiliki waktu untuk hadir dalam pertemuan, kurangnya perhatian terhadap pesan digital, serta perbedaan persepsi dalam memahami informasi yang diberikan oleh guru. Untuk mengatasi hal tersebut, guru melakukan berbagai upaya strategis, seperti menggunakan pendekatan empatik, membangun komunikasi yang fleksibel dan dua arah, serta menyampaikan informasi dengan bahasa yang mudah dipahami dan menarik. Penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi yang efektif dan kolaborasi positif antara guru dan orang tua berperan penting dalam membangun lingkungan belajar yang kondusif serta mendukung perkembangan optimal anak usia dini.