Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Statelessness of Indonesian Citizens: Legal Analysis and Policy Critique of the S.A.K. Case Nur Della, Rissa Ajeng; Rosyidah, Faizatur; Izzah, Ni’matul; Lestari, Anggun Tri; Bahiroh, Ibrizul
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol. 15 No. 1 (2026): Jan: Education and Humanities
Publisher : Insan Akademika Publications

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/jiph.v15i1.280

Abstract

The issue of Satria Arta Kumbara (S.A.K.) losing his citizenship after joining a foreign military highlights the tension between state sovereignty and human rights responsibilities. This study aims to analyze S.A.K.'s legal status based on Law Number 12 of 2006 (Law No. 12/2006), identify the implications of statelessness, and critique the government's policy response. The methods used are Normative Law (analysis of Articles 23f and 32 of Law No. 12/2006) enriched with a Qualitative-Contextual approach through interviews to examine policy criticism and humanitarian dimensions. The results of the study show that the status of Indonesian citizens S.A.K. normatively fulfills the elements for automatic loss (ex-lege) as an affirmation of the principle of single loyalty. However, in practice, S.A.K.'s status is uncertain because the government has not issued an official decision (Dhanis, personal communication via WhatsApp, December 6, 2025), which indicates a discrepancy between practice and regulations. This ambiguity has the potential to create a condition of statelessness that strips S.A.K. of his civil rights and diplomatic protection, a condition that contradicts the spirit of the Universal Declaration of Human Rights. The main criticism arises from the sharp procedural asymmetry: the sanction of losing status is instantaneous, while the path to recovery (reacquisition under Article 32) is long and bureaucratic, disproportionately prolonging the duration of statelessness. The conclusion of this study emphasizes the need for policy reform to be more adaptive and proportional. Three pillars of improvement are recommended: strengthening preventive policies, simplifying reacquisition procedures to minimize statelessness, and developing diplomatic humanitarian protocols
PENERAPAN MEDIA VISUAL CANVA PADA KETERAMPILAN MEMBACA AMANAT DALAM TEKS NARASI PADA KELAS 5 DI UPT SD NEGERI 114 GRESIKRemove PENERAPAN MEDIA VISUAL CANVA PADA KETERAMPILAN MEMBACA AMANAT DALAM TEKS NARASI PADA KELAS 5 DI UPT SD NEGERI 114 GRESIK Lestari, Anggun Tri
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 2 (2026): In Progress 2026 : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i2.628

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan kemampuan siswa dalam memahami amanat pada teks narasi, khususnya di kelas V UPT SD Negeri 114 Gresik. Pembelajaran yang masih bersifat konvensional membuat siswa kurang tertarik dan kesulitan dalam menginterpretasikan pesan moral dalam teks. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media visual Canva dalam meningkatkan keterampilan membaca amanat, mengetahui respon siswa, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian meliputi siswa kelas V dan guru. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media visual Canva mampu meningkatkan minat belajar dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran membaca amanat teks narasi. Visualisasi berupa gambar, ilustrasi, dan desain interaktif membantu siswa memahami pesan moral secara lebih konkret. Selain itu, siswa memberikan respon positif terhadap penggunaan Canva karena pembelajaran menjadi lebih menarik dan menyenangkan. Namun, terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan akses internet dan perangkat pendukung. Dengan demikian, penggunaan media visual Canva dapat menjadi alternatif inovatif dalam meningkatkan keterampilan membaca amanat pada siswa sekolah dasar, serta mendukung pembelajaran yang kreatif dan berpusat pada siswa sesuai dengan tuntutan era digital.