Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FAKTOR GENETIK DAN POLA HIDUP SEBAGAI DETERMINAN MIOPIA TINGGI DI OPTIK GLOBAL PALEMBANG Susanti, Devi; Al Yahya Putra, M Fakhruddin; Hanafiah, M Tri
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 17, No 2 (2025): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v17i2.1527

Abstract

Latar Belakang: Miopia tinggi merupakan gangguan refraksi yang dapat menurunkan kualitas penglihatan dan berdampak pada aktivitas sehari-hari. Faktor genetik dan pola hidup diduga berperan penting dalam kejadian miopia tinggi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor genetik dan pola hidup dengan miopia tinggi pada pasien di Optik Global Palembang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 56 responden yang datang ke Optik Global Palembang pada periode Mei–Juli 2025. Variabel dependen adalah miopia tinggi, sedangkan variabel independen meliputi faktor genetik dan pola hidup. Analisis univariat dilakukan untuk mengetahui frekuensi masing-masing variabel, sedangkan analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 67,9% responden mengalami miopia tinggi. Sebanyak 71,4% responden memiliki faktor genetik, dan 71,4% memiliki pola hidup buruk. Analisis bivariat menunjukkan hubungan yang signifikan antara faktor genetik dengan miopia tinggi (p = 0,004) dan antara pola hidup dengan miopia tinggi (p = 0,005). Saran: Upaya pencegahan miopia tinggi sebaiknya dilakukan melalui edukasi keluarga mengenai riwayat genetik, serta promosi pola hidup sehat, termasuk pembatasan durasi aktivitas jarak dekat, pengaturan jarak baca, dan peningkatan aktivitas luar ruangan untuk menurunkan risiko progresivitas miopia. Kata Kunci: Miopia tinggi, Faktor genetik, Pola hidup, Cross-sectional.