Penelitian ini berupaya untuk menjelaskan dan membuktikan sejauh mana work life balance, beban kerja, dan lingkungan kerja berpengaruh terhadap turnover intention Generasi Z di RS Bhina Bhakti Husada. Teknik pengambilan data yang digunakan yaitu kuesioner. Terdapat 105 responden yang dipilih menjadi sampel dengan mengaplikasikan purposive sampling sebagai metode dalam mengambil sampel. Karyawan Generasi Z di RS Bhina Bhakti Husada yang memiliki masa kerja minimal dua tahun dijadikan sebagai kriteria khusus dalam pengambilan sampelnya. Perolehan data pada penelitian yang dilakukan ini mengindikasikan adanya arah negatif signifikan antara variabel work life balance dan turnover intention, dilihat dari perolehan koefisien beta yang bernilai -0,289 dan nilai signifikansi 0,000 yang dapat dikatakan jauh di bawah batas signifikansi 0,05. Variabel beban kerja berkorelasi positif signifikan sebagaimana ditunjukkan pada koefisien beta yang bernilai 0,691 dan signifikansinya bernilai 0,000 yang menunjukkan angka lebih kecil dari 0,05. Selanjutnya, variabel lingkungan kerja menunjukkan adanya korelasi negatif signifikan, dibuktikan melalui koefisien beta yang diperoleh yaitu -0,156 dan tingkat signifikansi 0,032 <0,05. Merujuk pada data yang dihasilkan penelitian ini adjusted R Square diperoleh sebesar 0,454 sehingga mengindikasikan bahwa pada variabel work life balance, beban kerja, dan lingkungan kerja dapat menjelaskan terhadap variabel turnover intention sebesar 45,4%, sedangkan sisanya 54,6% turnover intention dipengaruhi atau dijelaskan di luar kerangka penelitian ini.