Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Penerapan Teknologi Informasi Fintech Syariah dalam Perspektif Maqashid Syariah di Era Ekonomi Digital Esthi, Esthi Adityarini; Marzuki; Muhammad Rofiq; Subhiyanto; Dede Latipah
Journal of Islamic Business Management Studies (JIBMS) Vol. 6 No. 2 (2025): Journal of Islamic Business Management Studies (JIBMS)
Publisher : Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51875/jibms.v6i2.987

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong munculnya financial technology (Fintech) sebagai inovasi dalam sektor keuangan, termasuk pada layanan keuangan berbasis syariah. Fintech syariah hadir sebagai solusi alternatif yang menawarkan kemudahan, efisiensi, dan aksesibilitas transaksi keuangan dengan tetap berlandaskan prinsip-prinsip syariah. Namun demikian, penerapan Fintech syariah perlu dikaji secara mendalam agar tidak hanya berorientasi pada aspek teknologi dan keuntungan ekonomi, tetapi juga selaras dengan tujuan utama syariat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Fintech syariah dalam perspektif maqashid syariah di era ekonomi digital. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan Fintech syariah berpotensi mendukung pencapaian maqashid syariah, khususnya dalam aspek penjagaan harta (ḥifẓ al-māl), penjagaan akal (ḥifẓ al-‘aql), dan penjagaan jiwa (ḥifẓ al-nafs), melalui peningkatan transparansi, keadilan transaksi, serta inklusi keuangan. Namun, tantangan berupa literasi keuangan syariah, pengawasan kepatuhan syariah, dan keamanan data masih perlu mendapatkan perhatian serius. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan dan penguatan praktik Fintech syariah yang berorientasi pada kemaslahatan dan keberlanjutan ekonomi digital.
Analisis Kesehatan Karyawan Pada Kerja Remote Berbasis Multinomial Naive Bayes Aulia Afriza; Dede Latipah; Al Qoiyim; Dyah Prita Anggraini; Rosmala Atina Rusadi
Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi (SINTEK)
Publisher : LPPM STMIK KUWERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56995/sintek.v6i1.247

Abstract

Pandemi COVID-19 mendorong perubahan signifikan dalam sistem kerja dengan meningkatnya penerapan kerja jarak jauh di berbagai sektor. Meskipun model kerja ini menawarkan fleksibilitas, dampaknya terhadap kesehatan mental dan fisik karyawan masih memerlukan kajian empiris. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara model kerja remote, hybrid, dan onsite dengan keluhan kesehatan karyawan berdasarkan data narasi menggunakan pendekatan text mining. Metode klasifikasi Multinomial Naive Bayes digunakan untuk mengelompokkan keluhan kesehatan mental dan fisik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi keluhan kesehatan relatif merata pada seluruh model kerja. Tingkat akurasi klasifikasi berada pada rentang 72% hingga 98%, dengan akurasi tertinggi pada klasifikasi keluhan fisik. Hal ini menunjukkan bahwa pola keluhan fisik lebih konsisten dibandingkan keluhan mental yang cenderung bersifat subjektif. Analisis kata kunci mengindikasikan bahwa keluhan dominan, seperti nyeri punggung, ketegangan mata, dan nyeri bahu, muncul pada seluruh model kerja. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan bukti empiris bahwa model kerja tidak menjadi satu-satunya faktor penentu keluhan kesehatan karyawan. Temuan ini menunjukkan perlunya pendekatan kebijakan kerja yang mempertimbangkan faktor ergonomi, beban kerja, dan keseimbangan kehidupan kerja dalam mendukung kesehatan karyawan pada era kerja fleksibel.
Analisis Kesehatan Karyawan Pada Kerja Remote Berbasis Multinomial Naive Bayes Aulia Afriza; Dede Latipah; Al Qoiyim; Dyah Prita Anggraini; Rosmala Atina Rusadi
Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi (SINTEK)
Publisher : LPPM STMIK KUWERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56995/sintek.v6i1.247

Abstract

Pandemi COVID-19 mendorong perubahan signifikan dalam sistem kerja dengan meningkatnya penerapan kerja jarak jauh di berbagai sektor. Meskipun model kerja ini menawarkan fleksibilitas, dampaknya terhadap kesehatan mental dan fisik karyawan masih memerlukan kajian empiris. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara model kerja remote, hybrid, dan onsite dengan keluhan kesehatan karyawan berdasarkan data narasi menggunakan pendekatan text mining. Metode klasifikasi Multinomial Naive Bayes digunakan untuk mengelompokkan keluhan kesehatan mental dan fisik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi keluhan kesehatan relatif merata pada seluruh model kerja. Tingkat akurasi klasifikasi berada pada rentang 72% hingga 98%, dengan akurasi tertinggi pada klasifikasi keluhan fisik. Hal ini menunjukkan bahwa pola keluhan fisik lebih konsisten dibandingkan keluhan mental yang cenderung bersifat subjektif. Analisis kata kunci mengindikasikan bahwa keluhan dominan, seperti nyeri punggung, ketegangan mata, dan nyeri bahu, muncul pada seluruh model kerja. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan bukti empiris bahwa model kerja tidak menjadi satu-satunya faktor penentu keluhan kesehatan karyawan. Temuan ini menunjukkan perlunya pendekatan kebijakan kerja yang mempertimbangkan faktor ergonomi, beban kerja, dan keseimbangan kehidupan kerja dalam mendukung kesehatan karyawan pada era kerja fleksibel.