Riza, Zikri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Oral Exegesis as Text: Study of Hamza Yusuf's Communication, Characteristics, and Contextuality Aspects Riza, Zikri; Mansurnoor, Iik Arifin
PAPPASANG Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Pappasang
Publisher : STAIN Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jiat.v7i2.1810

Abstract

Oral practice can be principally viewed as text because it is classified as meaningful action. Often occurring in religious traditions, meaningful action can take the form of delivering oral exegesis both in everyday life and in the virtual world, as Hamza Yusuf did. Employing an interdisciplinary approach, namely communication, orality and contextuality, I attempt to analyze the phenomenon of the contemporary Quran. The result unveils that inquiry as a text appears to produce a clear construction of understanding. From a communication point of view, Yusuf's oral exegesis, especially the interpretation of QS. al-H{ujura>t (49) verse 13, tries to convey the basic concepts of humanity which are really needed in the contemporary era prioritizing collective and behavioral ideas. Furthermore, Yusuf's practice of oral exegesis also fulfills all the characteristics of orality with interpretive contextual material that comes from the history of his life with intercultural communication nuance.
al-Qur'an tentang Lingkungan Digital: Menguji Kekhalifahan Manusia pada Website Keislaman Populer Indonesia Riza, Zikri
Jurnal Tafsere Vol 13 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jt.v13i2.61239

Abstract

Spektrum lingkungan telah beralih dari yang semula pada lingkungan fisik kepada lingkungan digital. Menjadi ruang baru bagi interaksi manusia, lingkungan digital menyisakan persoalan etika yang harus menjadi pedoman dalam berinetraksi di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji rasionalisasi etika qurani dalam berinteraksi dengan dunia digital. Menghadirkan fenomena real pada website keislaman popular Indonesia, penulis menganalisisnya melalui kaca mata literatur etika lingkungan fisik yang telah ada sebelumnya dengan konsep kekhalifahan manusia sebagai fokus. Penelitian ini menemukan bahwa, tanpa memandang ideologi lingkungan digital Muslim, elaborasi tentang konsep kekhalifahan dalam lingkungan digital telah memberikan wawasan etika bagi seorang Muslim dalam berinteraksi dengannya. Lingkungan digital dihidupkan sebagai wadah belajar dan mendidik. Dengan berbagai publikasi, website keislaman tersebut memiliki kemampuan dan karakteristik pedagogis unik yang merupakan bukti dari kesadaran literasi digital sekaligus menguatkan argumentassi al-Qur’an bahwa ilmu pengetahuan adalah dasar penunjukan kekhalifahan manusia dan harus terus dievaluasi dalam konteks lingkungan digital. Sementara itu, aktivisme Muslim sebagai pengelola mengindikasikan sebuah kesadaran bahwa lingkungan digital bagian dari agama dengan sifat interaksi yang berorientasi teosentrisme.