Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konflik Antar Agama, Resolusi dan Rekonsilasi Husna Hanifah; Fadhilah Ikhwani; Sahdin Hsb
JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT Vol. 3 No. 1 (2026): Maret
Publisher : KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jirs.v3i1.8519

Abstract

Religion is a fundamental belief that influences human attitudes and behavior in social life. However, differences in beliefs often trigger conflict, especially in a pluralistic society such as Indonesia, which has a diversity of religions, ethnicities, races, and cultures. Religious conflicts are often understood negatively and resolved destructively, thereby potentially disrupting social harmony. This study aims to analyze conflicts of belief in multicultural societies and examine the importance of conflict resolution and reconciliation as efforts to build religious tolerance. The research method used is a qualitative approach with a literature study, through the collection and analysis of various relevant scientific sources. The results of the study show that religious conflicts can be resolved constructively through the internalization of tolerance values, multicultural education, the rejection of identity politics, and inclusive leadership. In conclusion, conflict resolution based on cultural values and education plays an important role in shaping a generation that is capable of becoming agents of peace and maintaining the integrity of Indonesia.
Konsep Institusi Agama: Pendekatan Historis, Sosiologis, Dan Teologis Putri Nurvadilla Syah Panjaitan; Dini Sri Utami; Selamat Indra; Sahdin Hsb
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 3 (2026): Februari
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas konsep dan peran institusi agama melalui tiga pendekatan utama, yaitu historis, sosiologis, dan teologis. Tujuan utama kajian ini adalah untuk memahami bagaimana institusi agama terbentuk, berfungsi, dan beradaptasi dalam kehidupan masyarakat yang dinamis. Dengan menggunakan metode analisis deskriptif-analitis melalui studi literatur, penelitian ini menelaah karya-karya klasik dan kontemporer dalam bidang sejarah agama, sosiologi agama, serta teologi institusional. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan historis menyoroti proses evolusi dan perubahan lembaga keagamaan sepanjang waktu; pendekatan sosiologis menekankan fungsi sosial agama sebagai kontrol moral dan perekat sosial; sedangkan pendekatan teologis menampilkan dimensi normatif dan spiritual yang membentuk identitas keagamaan. Ketiga pendekatan tersebut saling melengkapi dalam menjelaskan kompleksitas peran agama di tengah tantangan modernitas, sekularisasi, dan globalisasi.