Tahan, Muhammad
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS BIAYA PRODUKSI PENGOLAHAN TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN USAHA JAMUR (Studi Kasus: Pusat Penelitian Pertanian dan Perdesaan/Perkotaan Cendawan Eduwisata) Tahan, Muhammad; Bambang Hermanto
JURNAL AGRO NUSANTARA Vol. 5 No. 2 (2025): JURNAL AGRONUSANTARA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jan.v5i2.5026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh biaya produksi pengolahan terhadap peningkatan pendapatan usaha jamur tiram di Kota Medan. Penelitian dilakukan pada unit usaha Pusat Penelitian Pertanian dan Perdesaan/Perkotaan Cendawan Eduwisata yang merupakan produsen baglog dan budidaya jamur tiram. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda. Data primer dikumpulkan melalui survei dan wawancara terhadap 23 petani jamur tiram, sementara data sekunder diperoleh dari instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya produksi budidaya jamur tiram sebesar Rp4.624.869,57, dengan penerimaan sebesar Rp24.136.956,52 dan pendapatan sebesar Rp19.521.087,00. Nilai R/C ratio sebesar 5,2 mengindikasikan bahwa usaha ini layak untuk dijalankan. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa secara parsial, biaya tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap pendapatan (p < 0,05), sedangkan biaya bahan baku dan biaya transportasi tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel biaya tersebut berpengaruh signifikan terhadap pendapatan (Fhitung = 122,127 > Ftabel = 3,10). Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,951, artinya 95,1% variasi pendapatan dijelaskan oleh variabel biaya produksi. Dengan demikian, peningkatan efisiensi biaya tenaga kerja dapat menjadi strategi utama untuk meningkatkan pendapatan usaha jamur tiram. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi pelaku usaha dan pemangku kebijakan dalam pengembangan agribisnis jamur tiram secara berkelanjutan.