p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Paris Langkis
Rahma Temarwut
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Museum Siwalima dalam Melestarikan Identitas Sejarah dan Budaya Maluku Nirfat Jaman; Rahma Temarwut; Najira Amsih
Jurnal Paris Langkis Vol 6 No 2 (2026): Edisi Maret 2026
Publisher : PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/parislangkis.v6i2.23113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Museum Siwalima dalam melestarikan identitas Sejarah dan Budaya Maluku. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi Pustaka. Observasi di lakukan peneliti pada Museum Siwalima terkait dengan peran Museum Siwalima. Wawancara dalam penelitian ini di lakukan peneliti kepada staf Museum Siwalima untuk memperoleh data yang lebih falid. Dokumentasi di lakukan oleh peneliti di berbagai arsip Museum untuk memperoleh data yang lebih akun tabel dan falid untuk mendukung observasi dan wawancara sebelumnya. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Museum Siwalima memiliki peran strategis sebagai pelestarian artefak Sejarah sekaligus pusat edukasi Budaya yang merefleksikan nilai sosial, religius, dan kearifan lokal masyarakat Maluku. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat beberapa program Museum Siwalima dalam melestarilam identitas Sejarah dan Budaya: Program Museum Masuk Sekolah, pameran keliling, dan lomba vlog menjadi media efektif dalam meningkatkan literasi Sejarah generasi muda. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa Museum Siwalima berfungsi sebagai penjaga memori kolektif, penguat identitas Budaya, dan sarana pembelajaran Sejarah yang adaptif di tengah tantangan globalisasi.
Museum Siwalima sebagai Ruang Wisata Edukasi dan Rekonsiliasi Sejarah: Perspektif Masyarakat Maluku Pasca Konflik 1999 Kaisan, Walati; Rahma Temarwut; Najirah Amsi
Jurnal Paris Langkis Vol 6 No 2 (2026): Edisi Maret 2026
Publisher : PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/parislangkis.v6i2.24289

Abstract

Artikel ini mengkaji peran Museum Siwalima sebagai sarana wisata edukasi sejarah sekaligus ruang rekonsiliasi sosial pasca konflik Maluku 1999. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan media edukatif yang mampu membangun memori kolektif, kesadaran sejarah, dan perdamaian berkelanjutan di masyarakat pasca konflik. Penelitian bertujuan untuk menganalisis perspektif masyarakat Maluku terhadap fungsi edukatif dan rekonsiliatif Museum Siwalima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap masyarakat, pengelola museum, dan pengunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Museum Siwalima dipersepsikan tidak hanya sebagai ruang penyimpanan artefak sejarah, tetapi juga sebagai media pembelajaran sejarah, penguatan identitas budaya, dan simbol rekonsiliasi sosial. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemaknaan museum sebagai ruang edukasi sejarah berbasis rekonsiliasi pasca konflik. Temuan ini berimplikasi pada pengembangan kebijakan pengelolaan museum dan pendidikan sejarah yang lebih inklusif dan kontekstual di wilayah pasca konflik.