Limbong, Yulia
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Formulasi Sediaan Lulur Body Scrub Ekstrak Etanol Umbi Lobak Putih (Raphanus sativus L.)DARI EKSTRAK ETANOL UMBI LOBAK PUTIH (Raphanus sativus L.) Limbong, Yulia
Jurnal Indah Sains dan Klinis Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Indah Sains dan Klinis
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jisk.v6i3.01

Abstract

Latar Belakang: Lulur body scrub merupakan seBackground: A body scrub is a cosmetic preparation used to help remove dead skin cells and improve skin appearance. One natural ingredient that can be used in a body scrub formulation is white radish (Raphanus sativus L.). White radish contains flavonoids and saponins, which act as antioxidants and have potential as skin lightening agents. Objective: This study aimed to formulate and evaluate a body scrub preparation using ethanol extract of white radish tubers at varying concentrations of 2%, 4%, and 6%. Method: This research was conducted experimentally. Tests included organoleptic evaluation, homogeneity, pH, irritation, spreadability, viscosity, emulsion type, stability, and effectiveness in moisturizing, smoothing, and wrinkle reduction using a skin analyzer. Result: The results showed that the body scrub preparation was semi-solid, brownish-white in color, had a distinctive aroma, and was homogeneous. The emulsion type was o/w, with a pH ranging from 6.1 to 6.5, and did not cause skin irritation. Stability tests demonstrated good product stability, and effectiveness tests demonstrated a significant increase in skin moisture, smoothness, and wrinkle reduction (p ≤ 0.05), especially with the 6% concentration. Conclusion: The conclusion of this stuLatar Belakang: Lulur tubuh adalah sediaan kosmetik yang digunakan untuk membantu mengangkat sel kulit mati dan memperbaiki penampilan kulit. Salah satu bahan alami yang dapat digunakan dalam formulasi lulur tubuh adalah lobak putih (Raphanus sativus L.). Lobak putih mengandung flavonoid dan saponin, yang bertindak sebagai antioksidan dan berpotensi sebagai agen pencerah kulit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengevaluasi sediaan lulur tubuh menggunakan ekstrak etanol umbi lobak putih pada berbagai konsentrasi 2%, 4%, dan 6%. Metode: Penelitian ini dilakukan secara eksperimental. Pengujian meliputi evaluasi organoleptik, homogenitas, pH, iritasi, daya sebar, viskositas, tipe emulsi, stabilitas, dan efektivitas dalam melembapkan, menghaluskan, dan mengurangi kerutan menggunakan skin analyzer. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa sediaan lulur tubuh berupa semi-padat, berwarna putih kecokelatan, memiliki aroma yang khas, dan homogen. Tipe emulsi adalah o/w, dengan pH berkisar antara 6,1 hingga 6,5, dan tidak menyebabkan iritasi kulit. Uji stabilitas menunjukkan stabilitas produk yang baik, dan uji efektivitas menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kelembapan kulit, kehalusan, dan pengurangan kerutan (p ≤ 0,05), terutama pada konsentrasi 6%. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak umbi lobak putih (Raphanus sativus L.) dapat diformulasikan menjadi lulur tubuh yang aman dan efektif yang mencerahkan kulit dan mengangkat sel kulit mati. Kirim masukan Panel samping Histori Tersimpandy is that white radish (Raphanus sativus L.) tuber extract can be formulated into a safe and effective body scrub that brightens skin and removes dead skin cells.diaan kosmetik yang digunakan untuk membantu pengangkatan sel kulit mati dan memperbaiki tampilan kulit. Salah satu bahan alami yang dapat digunakan dalam formulasi lulur adalah umbi lobak putih (Raphanus sativus L.). Umbi lobak putih mengandung senyawa flavonoid dan saponin yang berperan sebagai antioksidan dan berpotensi sebagai agen pencerah kulit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan mengevaluasi sediaan lulur body scrub menggunakan ekstrak etanol umbi lobak putih dengan variasi konsentrasi 2%, 4%, dan 6%. Metode: Penelitian ini merupakan secara eksperimental. Pengujian meliputi secara organoleptik, homogenitas, uji pH, iritasi, daya sebar, viskositas, tipe emulsi, stabilitas, dan efektivitas kelembaban, kehalusan, serta pengurangan kerutan menggunakan alat skin analyzer. Hasil: penelitian ini menunjukkan bahwa sediaan lulur body scrub memiliki semi padat, warna putih kecoklatan, aroma khas, dan homogen. Tipe emulsi minyak/air, pH berkisar 6,1-6,5, serta tidak menyebabkan iritasi pada kulit. Uji stabilitas menunjukkan kestabilan sediaan yang baik dan uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan kelembaban, kehalusan, dan pengurangan kerutan pada kulit secara signifikan (p ≤ 0,05) terutama pada formula dengan konsentrasi 6%. Kesimpulan: dari penelitian ini menunjukkan ekstrak umbi lobak putih (Raphanus sativus L.) dapat diformulasikan menjadi lulur body scrub yang aman, efektif sebagai mencerahkan kulit dan mengangkat sel kulit mati.