Khansa Hanifah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Right to be Forgotten dalam Regulasi SKCK untuk Reintegrasi Sosial Anak Oktavia, Adara Nesha; Ayub Bintang Hamonangan; Khansa Hanifah; Kireina Prativi
Indonesian Journal of Criminal Law Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : ILIN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/ijocl.v7i2.3271

Abstract

Abstrak. Penelitian ini mengkaji penerapan Hak untuk Dilupakan (RTBF) dalam penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) bagi anak-anak yang pernah terlibat dalam konflik dengan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk mendorong apakah kerangka regulasi SKCK saat ini selaras dengan prinsip-prinsip perlindungan anak, khususnya kebutuhan untuk mencegah stigma jangka panjang dan mendukung reintegrasi sosial. Menggunakan metode normatif-hukum yang dilengkapi dengan pendekatan empiris, penelitian ini menjelaskan ketentuan hukum, praktik institusional, dan model pengungkapan dari beberapa pengungkapan. Data dianalisis melalui analisis deskriptif kualitatif, dengan fokus pada interpretasi norma hukum dan implementasinya dalam praktik. Temuan menunjukkan bahwa sistem SKCK Indonesia tidak membedakan antara catatan anak dan orang dewasa, sehingga terjadi pelanggaran masa lalu anak tetap bertahan bahkan setelah rehabilitasi. Hal ini bertentangan dengan prinsip keadilan restoratif dan merugikan hak anak atas perlindungan identitas. Studi ini menyimpulkan bahwa mengintegrasikan RTBF ke dalam prosedur SKCK melalui perjanjian catatan secara otomatis, penyimpanan data yang dibatasi waktu, dan perlakuan berbeda untuk anak-anak dapat lebih menjamin rehabilitasi, mengurangi stigma, dan mendukung reintegrasi bagi anak yang pernah berhadapan dengan hukum.