Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Percepatan Pembangunan Gedung Asrama Mahasiswa Nusantara Manado dengan Penerapan Building Information Modelling (BIM) Kalumata, Fardi; Hosang, Mercy
Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi Vol. 8 No. 2 (2025): Desember: Jurnal Informasi Sains dan Teknologi
Publisher : Politeknik Negeri FakFak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/isaintek.v8i2.352

Abstract

The construction of the Manado Student Dormitory (AMN) is one of the President's priorities, the construction of which is based on PP No. 106 of 2021. The aim of building the AMN is so that students from various regions studying in North Sulawesi can interact with each other and get to know and respect each other's cultures. After the pre-construction meeting (PCM) was carried out, the service user instructed that acceleration be made by shortening the implementation time. To implement these instructions, PT. Widya Satria implemented the BIM (building information modelling) system to accelerate the work, by modelling the construction phase starting from BIM 3D (modelling), BIM 4D (scheduling), and BIM 5D (quantity take off). Accelerating work is carried out by applying the fast track method so that any work that has a long critical path time can be shortened by overlapping work between one stage and another that can be done together. The implementation results simulate that the work can be completed faster than the contract time with a workforce requirement of 296 people, 1 (one) tower crane unit, and 1 (one) mobile crane work unit, even after implementing BIM in the construction of AMN Manado, all stakeholders It is easy for the holder to coordinate and control work progress.
Implementation of 4D Buiding Information Modelling in The Steel Structure Workflow of The Paraqouai Sao Paulo Building Lospalos Using Navisworks Manage Merci Hosang; Fardi Kalumata
Rekayasa Vol 19, No 2: May - August 2026 (In Progress)
Publisher : Universitas Trunodjoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/rekayasa.v19i2.33440

Abstract

Steel structure construction necessitates high precision in planning and execution to ensure structural stability and operational efficiency. The Paraqouai Sao Paulo building project in Lospalos presents complex geometry and tight scheduling constraints, necessitating advanced construction management techniques. This paper demonstrates the application of 4D Building Information Modeling (BIM) using Navisworks Manage to optimize the steel structure workflow. The study integrates 3D models developed in Revit with construction schedules from Microsoft Project to create a dynamic 4D simulation that adheres to Level of Development (LOD) 350 standards. The methodology focuses on visualizing the erection sequence, identifying temporal clashes, and optimizing logistics planning for crane operations. The results indicate that 4D BIM significantly enhances constructability by detecting potential spatial conflicts prior to on-site work and improving communication among stakeholders. The simulation facilitated an optimized erection sequence, reducing the estimated project duration by 15.5% (from 90 days to 76 days). This study concludes that implementing Navisworks Manage is a strategic approach for managing complex steel structures in remote areas like Lospalos, ensuring timely and cost-effective project delivery.
Analisis Pengaruh Banjir dan Sedimentasi Pada Rencana Perluasan Kolam Intake PLTA Tonsealama Fardi Kalumata; Merci Hosang; Dewi Astuti Baco
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2026): Juli 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i4.1169

Abstract

Penelitian ini merespons penurunan kapasitas efektif kolam intake akibat sedimentasi dan ketidaksesuaian kapasitas spillway sebesar 0,3 m³/detik yang mengancam keberlanjutan operasional PLTA Tonsealama. Penelitian bertujuan memodelkan banjir terintegrasi untuk mengkaji kelayakan teknis dan ekonomi perluasan kolam intake. Metode mencakup akuisisi data, pemodelan hidrologi (HEC-HMS) dan hidraulika (HEC-RAS), kalibrasi-validasi, simulasi skenario, serta analisis ekonomi (NPV, IRR, BCR). Hasil kajian diharapkan menghasilkan skenario perluasan optimal yang aman secara struktural. Studi ini menjadi landasan penting bagi pengambilan keputusan investasi infrastruktur ketenagalistrikan berkelanjutan dan mitigasi risiko banjir. 
Evaluasi Kelayakan Struktur dan Rekomendasi Retrofitting Gedung Kuliah Jurusan Administrasi Bisnis Kampus Politeknik Negeri Manado Julius E Tenda; Denny B Pinasang; Merci F Hosang; Mycle Wala; Fardi Kalumata
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Mei 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i3.1212

Abstract

Gedung kuliah Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Manado telah beroperasi lebih dari dua dekade dan menunjukkan indikasi penurunan kinerja struktur, seperti retak pada elemen beton dan degradasi mutu material. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kelayakan struktur gedung berdasarkan kondisi aktual di lapangan dan memberikan rekomendasi retrofitting yang sesuai. Metode meliputi inspeksi visual, pengujian non-destruktif (hammer test dan Ultrasonic Pulse Velocity/UPV), uji core drill terbatas, serta pemodelan struktur dengan ETABS untuk mengevaluasi respons terhadap beban gempa rencana. Persamaan korelasi empiris f'c = 8,35V + 8,92R – 0,18VR (dimana V = kecepatan UPV dalam km/s, R = angka pantul hammer test) diterapkan untuk meningkatkan akurasi estimasi mutu beton dengan mengintegrasikan data kedua metode NDT secara bersamaan. Hasil penelitian menunjukkan beberapa elemen mengalami penurunan kekuatan tekan beton dibanding desain awal, dengan mutu terukur pada kisaran 30–41 MPa (pelat lantai), 34–40 MPa (balok), dan 35–41 MPa (kolom). Analisis struktur menunjukkan adanya elemen dengan rasio kapasitas mendekati 0,90–0,93, mengindikasikan kapasitas yang masih aman namun dengan margin terbatas. Meskipun bangunan masih dinilai aman secara struktural pada kondisi pembebanan saat ini, degradasi material yang progresif dan margin kapasitas yang semakin terbatas pada elemen-elemen kritis memerlukan tindakan retrofitting proaktif untuk menjamin keselamatan seismik jangka panjang. Rekomendasi retrofitting meliputi FRP wrapping pada kolom kritis, jacketing pada elemen dengan kapasitas lentur rendah, serta penambahan komponen struktural untuk meningkatkan kekakuan lateral. Temuan ini memberikan dasar teknis bagi pengelola kampus dalam merencanakan pemeliharaan dan peningkatan keselamatan struktur.