Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Coastal Community Assistance in the Nusantara Sekerat Festival in Sekerat Village, East Kutai: Pendampingan Masyarakat Pesisir dalam Festival Sekerat Nusantara di Desa Sekerat, Bengalon, Kutai Timur, Kalimantan Timur Paramita, Swandari; Phyerpives, Alan Andre; Putri, Astri; Ariyani, Ariyani; Mianti, Julia; Sari, Marfiani Nirma Nadya; Zalianty, Sefty; Ningsih, Tri Setya; Woge, Yohanes Donbosco Ndopo; Nadira, Zalsa
ANDIL Mulawarman Journal of Community Engagement Vol. 3 No. 1 (2026): ANDIL Mulawarman J Comm Engag
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/andil.v3i1.3704

Abstract

Desa Sekerat di Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, memiliki potensi wisata bahari sekaligus kekayaan budaya lokal yang diwujudkan melalui penyelenggaraan Festival Sekerat Nusantara. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkenalkan potensi wisata dan budaya masyarakat pesisir kepada khalayak luas. Namun, pelaksanaan festival masih menghadapi tantangan, antara lain kurangnya informasi penunjang destinasi, minimnya media edukasi budaya, serta belum adanya pemetaan fasilitas umum yang terintegrasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung keberhasilan Festival Sekerat Nusantara melalui pendampingan masyarakat pesisir Desa Sekerat. Metode yang dilakukan meliputi pembuatan informasi petunjuk arah destinasi wisata di Desa Sekerat, pembuatan infografis tentang Adat Belian Semega sebagai warisan budaya lokal Desa Sekerat, serta pemetaan fasilitas umum yang menunjang pelaksanaan Festival Sekerat Nusantara. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan aksesibilitas informasi wisata, tersedianya media edukasi budaya yang menarik dan mudah dipahami, serta data fasilitas umum yang dapat dimanfaatkan sebagai acuan dalam pengembangan kegiatan wisata berbasis masyarakat. Program ini diharapkan dapat memperkuat peran masyarakat pesisir dalam penyelenggaraan Festival Sekerat Nusantara, sekaligus mendukung keberlanjutan pariwisata dan pelestarian budaya lokal Desa Sekerat.
Lecturers' Perceptions of Synchronous and Asynchronous Online Teaching During the Pandemic Ningsih, Tri Setya; Hasanah Fajaria, Nurul; Aini, Nurul
English Education: Jurnal Tadris Bahasa Inggris Vol 19 No 1 (2026): English Education: Jurnal Tadris Bahasa Inggris
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ee-jtbi.v19i1.31047

Abstract

The COVID-19 pandemic forced the Government of Indonesia, through the Ministry of Education and Culture, to implement new policies for conducting learning activities online. This shift from face-to-face to online teaching. From there, English lecturer should deal with both synchronous (real-time) and asynchronous (independent) teaching methods. These are the two methods used by English lecturers at as-syafi’iyah Islam University in teaching during the pandemic. This qualitative case study investigates the perceptions of English lecturers toward Synchronous and Asynchronous online teaching. Data were collected through in-depth interviews with four English lecturers at As-Syafi’iyah Islam University, complemented by observations and document analysis. The findings highlight several challenges faced by lecturers, such as unstable internet access, difficulties with keeping student engagement, and an increasing demand for access to the internet. Although these challenges, the study also identifies several advantages of each method of teaching, including the adaptability of asynchronous learning and the quick delivery of feedback in synchronous sessions. These findings have significant implications for improving online teaching strategies, indicating that an effective approach which includes both synchronous and asynchronous techniques could better meet the different needs of students and raise the efficacy of online teaching.