Penelitian ini membahas persepsi mahasiswa terhadap metode pembayaran SPP manual dan Virtual Account sebagai pengguna layanan di Universitas Teknologi Sumbawa. Tujuan penelitian ini terdiri atas: (1) untuk menjelaskan pengalaman mahasiswa dalam menggunakan metode pembayaran SPP manual dan Virtual Account, (2) untuk menganalisis persepsi mahasiswa terhadap keakuratan dan kemudahan pencatatan pembayaran SPP sebelum dan sesudah menggunakan Virtual Account, serta (3) untuk mengidentifikasi kendala yang dirasakan mahasiswa dalam proses pencatatan pembayaran pada Sistem Informasi Akademik (SIAKAD). Informan penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu mahasiswa yang telah menggunakan metode pembayaran SPP manual dan Virtual Account. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembayaran SPP melalui Virtual Account dinilai lebih mudah dan praktis dibandingkan metode manual. Namun, mahasiswa masih mengalami kendala pada pencatatan status pembayaran di SIAKAD, di mana pembayaran yang telah berhasil melalui Virtual Account tidak selalu langsung terkonfirmasi pada sistem akademik. Temuan ini menunjukkan bahwa permasalahan yang dirasakan mahasiswa bukan berasal dari sistem Virtual Account, melainkan pada proses integrasi dan pembaruan data di SIAKAD. Kondisi tersebut berdampak pada persepsi kepuasan mahasiswa sebagai pengguna layanan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa peningkatan kualitas layanan pembayaran SPP tidak hanya bergantung pada sistem pembayaran yang digunakan, tetapi juga pada SIAKAD sebagai sistem pencatat dan penampil status pembayaran, agar tercipta layanan yang lebih akurat, cepat, dan transparan bagi mahasiswa.