Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Twitter Terhadap Keberanian Berkomunikasi Dakwah Pada Mahasiswa KPI Institut Agama Islam Al-Zaytun Indonesia Angkatan 2020 Saskia Putri Nabila; Supriadi Supriadi; Elang Bakhrudin H
JOURNAL OF ADMINISTRATIVE AND SOCIAL SCIENCE Vol. 7 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jass.v7i1.2206

Abstract

This study examines the role of social media, particularly Twitter, as a digital da’wah medium that is fast, interactive, and easily accessible to users. However, the extent to which the use of Twitter can enhance communication confidence among students still requires empirical validation. The focus of this research is to evaluate the effectiveness of Twitter use in influencing students’ communication abilities, especially in delivering da’wah messages. The purpose of this study is to analyze the effect of Twitter usage on the communication confidence of students from the 2020 cohort. A quantitative approach was employed using a survey method. Data were collected through a structured, scale-based questionnaire, in accordance with the positivistic research paradigm that emphasizes objective and measurable hypothesis testing. The research population consisted of 62 students, from which 38 respondents were selected using proportionate stratified random sampling to ensure representation across all population strata. The findings reveal that the use of Twitter has a significant effect on the communication confidence of KPI IAI Al-Azis students from the 2020 cohort in delivering da’wah messages. Regression analysis results show a significance value of 0.050 < 0.05, with a Pearson correlation coefficient of 0.614, indicating a strong relationship. These results suggest that the more frequently students engage with Twitter, the greater their confidence in expressing and disseminating da’wah messages through various digital formats such as text, images, and videos. Twitter thus provides an expressive platform that fosters interaction, encourages participation, and strengthens students’ digital da’wah communication skills.
PENERIMAAN PESAN DAKWAH DALAM PERSPEKTIF TEORI PENETRASI SOSIAL (STUDI KASUS PADA MAHASISWA IAI AL-AZIS ANGKATAN IX) Muhammad Ridho Irodatullah; Elang Bakhrudin H; Supriadi M
Jurnal komunikan Vol. 5 No. 1 (2026): Komunikan: Jurnal Komunikasi dan Dakwah
Publisher : Departemen Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30993/jurnalkomunikan.v5i1.646

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana pesan dakwah diterima di kalangan mahasiswa IAI AL-AZIS angkatan IX dari perspektif Teori Penetrasi Sosial. Pokok masalah utama penelitian ini adalah menganalisis proses penerimaan pesan dakwah tersebut berdasarkan tahapan-tahapan Teori Penetrasi Sosial, sementara pokok masalah kedua adalah mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan pesan dakwah oleh mahasiswa IAI AL-AZIS angkatan IX. Objek penelitian adalah mahasiswa aktif angkatan IX IAI AL-AZIS yang aktif berkomunikasi. Lokasi penelitian berada di Kampus IAI AL-AZIS, Desa Mekarjaya, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penerimaan pesan dakwah di kalangan mahasiswa IAI AL-AZIS angkatan IX mengikuti tahapan sesuai dengan Teori Penetrasi Sosial yaitu orientasi, pertukaran afektif eksploratif, pertukaran afektif, hingga pertukaran stabil, yang menggambarkan perkembangan dari interaksi dangkal menuju internalisasi pesan dan menjadi agen dakwah. Faktor-faktor yang berdampak pada penerimaan pesan dakwah meliputi pengungkapan diri, timbal balik, kedalaman pesan yang menyentuh emosi, keluasan dampak pesan terhadap berbagai aspek kehidupan, dukungan lingkungan sosial kampus, serta metode penyampaian yang santai dan non-judgmental. Penelitian ini menggarisbawahi bahwa keberhasilan dakwah sangat bergantung pada pembangunan hubungan interpersonal yang mendalam, penciptaan lingkungan yang mendukung, dan penyampaian pesan yang relevan dan personal