Saputra, Ahmad Varid Hidayat
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISA SIMPANG TIGA TAK BERSINYAL STUDI KASUS JALAN WIDANG - JALAN RENGEL KABUPATEN TUBAN Saputra, Ahmad Varid Hidayat; Kartikasari, Dwi
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 13, Nomor 3, Desember Tahun 2025
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v13i3.4761

Abstract

Simpang tiga Jalan Widang–Jalan Rengel Kabupaten Tuban adalah salah satu Persimpangan paling selatan di Kabupaten Tuban pada persimpangan tersebut mengalami kemacetan dimana daerah ini merupakan pertemuan antara jalan kolektor dan jalan poros desa  yang mengakibatkan lalu lintas pada persimpangan tersebut dibilang cukup padat. Hal tersebut memerlukan analisis kinerja lalu lintas. Yang sebagaimana perlu adanya riset ulang disimpang tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja lalu lintas pada kondisi existing tersebut dan menentukan solusi yang dapat diberikan pada simpang tersebut. Metode yang digunakan untuk menganalisis simpang tiga tersebut adalah Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI, 2023). Langkah awal yang dilakukan adalah melakukan survei dan observasi lapangan untuk mengumpulkan data primer (survey lapangan) dan data sekunder (jumlah penduduk). Hasil survei dan perhitungan yang dilakukan pada Jalan Widang – Jalan Rengel Kabupaten Tuban pada kondisi Existing berupa nilai derajat kejenuhan (DJ) tertinggi didapatkan pada hari Sabtu tanggal 31 Mei 2025 sebesar 1,18, Tundaan (T) tertinggi terdapat pada hari Sabtu sebesar 35,56 det/smp, dan nilai peluang antrian (PA) tertinggi didapatkan pada hari Sabtu berkisar antara 56,64 %-114,71%. Berdasarkan hasil dan pembahasan kinerja simpang tak bersinyal di Simpang Jl.Widang - Rengel memiliki Tundaan (D) sebesar 35,56 det/smp maka tingkat pelayanan berada pada level D dimana karakteristik lalu lintas kurang stabil, kendaraan mengalami tundaan yang signifikan dan kecepatan arus lalu lintas yang cenderung tidak stabil maka simpang tak bersinyal ini harus diadakan perbaikan agar lebih efektif bagi kendaraan.