Zinta, Aurellya
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Latar Belakang Pendidikan Akuntansi Dewan, Leverage dan Market Kapitalisasi terhadap Tingkat Pertumbuhan Keberlanjutan Zinta, Aurellya; Supriyanto, Supriyanto
Jurnal Akuntansi Manajerial Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jam.v10i2.9007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latar belakang pendidikan akuntansi dewan, kapitalisasi pasar, dan leverage terhadap tingkat pertumbuhan berkelanjutan (Sustainable Growth Rate/SGR) pada perusahaan publik di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia (BEI) serta situs resmi perusahaan untuk periode 2019–2023. Analisis data dilakukan dengan menggunakan aplikasi Stata untuk menguji hubungan antara variabel independen dan SGR. Hasil penelitian diharapkan dapat menunjukkan sejauh mana latar belakang pendidikan akuntansi dewan, kapitalisasi pasar, dan leverage memengaruhi kemampuan perusahaan dalam mempertahankan pertumbuhan yang berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi orisinal dengan mengisi kesenjangan dalam literatur melalui fokus pada peran latar belakang pendidikan akuntansi dewan serta kapitalisasi pasar terhadap SGR. Selain itu, studi ini juga menawarkan wawasan praktis bagi perusahaan dalam merancang strategi pertumbuhan jangka panjang berbasis struktur dewan dan kebijakan keuangan. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan pada penggunaan data kuantitatif sekunder dan belum mempertimbangkan faktor kualitatif seperti proses pengambilan keputusan strategis. Oleh karena itu, untuk memperoleh pemahaman yang lebih lengkap mengenai  pertumbuhan berkelanjutan, penelitian selanjutnya dapat menambahkan variabel seperti corporate governance maupun kondisi makroekonomi.