Handa Wijaya, Buana
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLIKASI PENGEMBANGAN WEBSITE SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI EFEKTIF PADA LEMBAGA PENDIDIKAN MA’ARIF NAHDLATUL ULAMA PONOROGO DALAM MENDUKUNG SDGs Dzukha Asyiqin, Akbar; Handa Wijaya, Buana
Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/ibriez.v10i2.832

Abstract

Penelitian berfokus pada Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LPNU) Kabupaten Ponorogo yang berkomitmen dalam pembangunan digitalisasi lembaga pendidikan melalui website. Penelitian ini dilaksanakan secara komprehensif dan masif melalui desain penelitian mixed method. Hambatan pada penerapan teknologi informasi website pada lembaga sekolah meliputi kurangnya kompetensi  guru dalam penggunaan media digital, terbatasnya akses internet, keterbatasan  kecepatan dalam mengakses internet, dan keterbatasan infrastruktur komputer. Peran LPNU meliputi pemberian pelatihan website, pelatihan pembuatan konten, penyediaan web developer, pembuatan domain sch.id, perancangan desain landing page dan fitur website. Berdasarkan hasil Uji Peringkat Bertanda Wilcoxon untuk analisis ini dengan memanfaatkan software IBM SPSS 29 diketahui bahwa nilai signifikansi 0,001, dan nilai tersebut <0,05. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan jumlah kunjungan website sebelum dan sesudah pelatihan website bersama Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama di Kabupaten Ponorogo. Hasil analisis ini memberikan bukti statistik yang kuat untuk menyatakan bahwa terdapat perbedaan yang sangat signifikan secara statistik antara website traffic periode sebelum dan sesudah pelatihan. Website sekolah bukan hanya sekadar etalase digital, melainkan menjadi media komunikasi efektif yang mampu menjembatani kebutuhan sekolah dengan masyarakat, orang tua, alumni, maupun pihak eksternal. Hal ini menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan kolaboratif, yang merupakan salah satu pilar utama dalam Education for Sustainable Development.