Jeacfky Gozal Go, Aeltri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SMART AGRICULTURE: PEMANFAATAN SENSOR DHT11 BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) UNTUK PEMANTAUAN SUHU DAN KELEMBAPAN UDARA Jeacfky Gozal Go, Aeltri; biabdillah, fajerin; Wajiansyah, Agusma
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v14i1.8286

Abstract

Internet of Things (IoT) memberikan peluang besar dalam modernisasi pertanian melalui penerapan Smart Agriculture. Salah satu penerapannya adalah pemantauan suhu dan kelembapan udara yang berperan penting bagi pertumbuhan tanaman. Penelitian ini membahas pemanfaatan sensor DHT11 sebagai perangkat utama dalam sistem pemantauan berbasis IoT menggunakan NodeMCU ESP8266 dan platform Blynk untuk menampilkan data secara real-time. Tujuan penelitian ini adalah merancang sistem pemantauan lingkungan yang efisien, ekonomis, dan mudah diimplementasikan pada skala pertanian kecil. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu memantau suhu dan kelembapan udara secara real-time dengan waktu respons rata-rata 1–2 detik. Sensor DHT11 mendeteksi suhu antara 27,5°C–31,6°C dan kelembapan 60%–77% pada tiga periode pengujian (pagi, siang, malam), dengan akurasi ±0,3°C untuk suhu dan ±2% untuk kelembapan dibandingkan alat pembanding. Pada uji cuaca, suhu turun dari 31,6°C saat panas menjadi sekitar 25,8°C saat hujan, menandakan sensitivitas sensor yang baik terhadap perubahan lingkungan. Sistem Smart Agriculture berbasis IoT ini terbukti stabil, akurat, dan efisien dalam mendukung pemantauan kondisi lingkungan pertanian secara real-time serta berpotensi diterapkan pada otomatisasi pengelolaan lahan yang lebih cerdas.
AQUAMONITOR: SISTEM PEMANTAUAN KUALITAS AIR BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) MENGGUNAKAN NODEMCU V3 ESP8266 Mulia, Abbizar; Biabdillah , Fajerin; wajiansyah, Agusma; Jeacfky Gozal Go, Aeltri
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v14i1.8373

Abstract

Abstrak — Peningkatan pencemaran air menuntut adanya sistem pemantauan kualitas air yang efisien, akurat, dan mudah diakses. Penelitian ini mengembangkan AQUAMONITOR, yaitu sistem pemantauan kualitas air berbasis Internet of Things (IoT) yang menggunakan NodeMCU V3 ESP8266 sebagai pengendali utama. Sistem dirancang untuk mengukur dua parameter penting, yaitu suhu air menggunakan sensor DS18B20 dan Total Dissolved Solids (TDS) menggunakan Keyestudio TDS Meter V1.0. Data hasil pengukuran diproses dan dikirimkan secara real-time melalui jaringan Wi-Fi ke platform Blynk sehingga dapat dipantau melalui perangkat mobile. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mengirimkan data dengan jeda kurang dari dua detik serta menjaga stabilitas koneksi selama pengujian 24 jam. Akurasi sensor juga berada pada tingkat yang baik, dengan selisih rata-rata ±0,3°C untuk suhu dan ±5 ppm untuk TDS, serta meningkat hingga 98–99% setelah proses kalibrasi. Dengan biaya implementasi rendah dan kinerja yang stabil, AQUAMONITOR berpotensi menjadi solusi monitoring kualitas air yang praktis, efisien, dan dapat dikembangkan lebih lanjut untuk mendukung pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan. Abstract — Water pollution continues to increase and requires an efficient, accurate, and easily accessible monitoring system. This study presents the development of AQUAMONITOR, an Internet of Things (IoT)-based water quality monitoring system using the NodeMCU V3 ESP8266 module as the main controller. The system is designed to measure two essential parameters: water temperature using the DS18B20 sensor and Total Dissolved Solids (TDS) using the Keyestudio TDS Meter V1.0. The acquired data is processed and transmitted in real-time via a Wi-Fi network to the Blynk platform, enabling users to monitor water conditions directly through mobile devices. Experimental results indicate that the system can transmit data with a response time of less than two seconds while maintaining stable connectivity during a 24-hour test period. Sensor accuracy is also satisfactory, with an average deviation of ±0.3°C for temperature and ±5 ppm for TDS, which further improves to 98–99% after calibration. With its low implementation cost, stable operation, and ease of use, AQUAMONITOR demonstrates strong potential as a practical and efficient water quality monitoring solution that can be further developed to support sustainable water resource management.