Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGALAMAN ALUMNI SEKOLAH SAKINAH DALAM MENERAPKAN BEKAL PRA-NIKAH TERHADAP KEHIDUPAN RUMAH TANGGA MELALUI FORUM TA’ARUF PADI MELATI Wahida, Malwa Sabrina; Darwanto, Agus
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 2 (2025): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i2.1161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengalaman alumni Sekolah Sakinah dalam mengikuti program bimbingan pranikah serta menelaah kontribusi bekal yang mereka peroleh terhadap kehidupan rumah tangga melalui Forum Ta’aruf Padi Melati. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian memperlihatkan adanya keterkaitan erat antara Sekolah Sakinah yang membentuk kesiapan pribadi dan Forum Ta’aruf Padi Melati yang menyediakan ruang pertemuan calon pasangan secara syar’i. Integrasi keduanya menghadirkan model pembekalan pranikah yang tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga menggabungkan dimensi religius, pengalaman nyata, dan penerapan langsung dalam kehidupan rumah tangga. Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan pranikah berfungsi sebagai panduan praktis bagi pasangan dalam menghadapi konflik, membagi peran, memperkuat komunikasi, serta menjaga keharmonisan hubungan. Dengan demikian, Sekolah Sakinah dapat dipahami bukan hanya sebagai program persiapan menuju pernikahan, melainkan juga sebagai instrumen jangka panjang yang berkontribusi pada terbentuknya keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan rumah tangga tidak hanya ditentukan oleh kesiapan spiritual dan emosional individu, tetapi juga membutuhkan dukungan sistematis dari program pendidikan pranikah yang terintegrasi dengan forum ta’aruf berbasis syariat.
Dari Kepemimpinan Karismatik ke Keberlanjutan Organisasi: Analisis Sistem Manajemen SDM Pada Forum Ta’aruf Padi Melati Adhomah, Ahmad Azzam; Susanto, Aftoni; Muttaqiyathun, Ani; Wahida, Malwa Sabrina
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6855

Abstract

Organisasi berbasis komunitas sering menghadapi tantangan keberlanjutan ketika kepemimpinan sangat terpusat pada satu sosok karismatik. Penelitian ini mengkaji sistem manajemen sumber daya manusia (SDM) pada Forum Ta'aruf Padi Melati serta menganalisis urgensi pembentukan sistem kaderisasi pasca wafatnya direktur pada Oktober 2025. Sebelum masa transisi tersebut, direktur memegang peran dominan dalam pengelolaan seluruh layanan inti organisasi, mulai dari proses penyaringan profil, fasilitasi ta’aruf, nadzor, khitbah, hingga pendampingan proses pernikahan. Sentralisasi peran ini menjadikan figur direktur sebagai pusat pengambilan keputusan, koordinasi layanan, sekaligus simbol nilai dan budaya organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dan analisis dokumen internal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan karismatik yang disertai keteladanan personal merupakan kekuatan utama forum dalam membangun kepercayaan anggota dan menjaga kualitas layanan. Namun demikian, kekuatan tersebut tidak diimbangi dengan sistem HRM yang terdokumentasi dan terstruktur, khususnya dalam aspek kaderisasi, pembagian peran, standard operating procedures (SOP), serta transfer pengetahuan organisasi. Akibatnya, pasca kekosongan kepemimpinan, forum mengalami tantangan operasional, perlambatan layanan, dan kendala koordinasi internal. Studi ini menegaskan tentang pentingnya transformasi dari kepemimpinan berbasis figur menuju sistem SDM yang terlembagakan dan berkelanjutan. Pelembagaan kaderisasi dan dokumentasi kerja menjadi prasyarat strategis untuk menjaga kesinambungan organisasi komunitas dalam jangka panjang.