Kinerja keuangan merupakan aspek penting dalam menilai kemampuan suatu perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan usaha serta mengukur tingkat efektivitas dan efisiensi dalam mengelola sumber daya yang dimiliki. Salah satu pendekatan umum untuk menilai kinerja keuangan adalah melalui analisis rasio keuangan, yang memberikan gambaran mengenai posisi likuiditas, solvabilitas, dan aktivitas perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis perkembangan kinerja keuangan perusahaan yang bergerak pada tiga lini bisnis sekaligus (Property, Hospitality, dan Services) berdasarkan hasil perhitungan rasio keuangan tahun 2021 – 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil analisis memperlihatkan bahwa PT XYZ memiliki kinerja keuangan yang kuat, efisien, dan terus tumbuh positif sepanjang periode penelitian. Current Ratio (CR) tertinggi sebesar 11,91 ada pada 2023 karena terjadi penurunan utang lancar dan terendah sebesar 4,21 pada 2021 karena utang lancar yang tinggi sedangkan aset lancar Perusahaan di posisi terendah selama 2021 – 2024. Debt to Equity Ratio (DER) tertinggi sebesar 0,67 ada pada 2024 dan terendah sebesar 0,55 pada 2022 yang menandakan perusahaan masih dikategorikan sehat dan masih memiliki ruang untuk melakukan pembiayaan eksternal jika diperlukan. Total Asset Turnover (TATO) tertinggi sebesar 0,67 ada pada 2024 karena pertumbuhan pendapatan yang signifikan dan terendah sebesar 0,42 pada 2021. Nilai TATO yang meningkat secara konsisten menunjukkan bahwa perusahaan semakin efisien dalam memanfaatkan aset yang dimiliki untuk mendukung kegiatan operasional pada berbagai lini bisnis. Keberhasilan ini tidak terlepas dari kemampuan manajemen dalam menyesuaikan strategi bisnis terhadap kondisi pasar, serta konsistensi dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan aset dan likuiditas guna mendukung keberlanjutan perusahaan yang beroperasi secara terdiversifikasi.