Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review (SLR) dengan protokol PRISMA untuk menelaah implementasi Science, Technology, Engineering, and Mathematics–Project-Based Learning (STEM–PjBL) dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada jenjang pendidikan menengah. Kajian dilakukan terhadap 11 artikel yang dipublikasikan pada rentang tahun 2018–2025 dan diidentifikasi melalui basis data Google Scholar, ERIC, ScienceDirect, DOAJ, serta jurnal nasional terindeks SINTA. Artikel yang disertakan memenuhi kriteria inklusi, yaitu secara eksplisit membahas penerapan STEM–PjBL dalam pembelajaran IPA pada tingkat dasar atau menengah serta melaporkan temuan empiris terkait keterampilan berpikir kritis dan/atau kreatif. Artikel yang tidak menyediakan data empiris yang relevan dikecualikan melalui proses screening. Hasil analisis tematik menunjukkan bahwa penerapan STEM–PjBL secara konsisten berkontribusi signifikan terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis dan kreatif siswa melalui pembelajaran berbasis proyek yang kontekstual, multidisipliner, dan berorientasi pada pemecahan masalah nyata. Pendekatan ini mendorong keterlibatan aktif siswa, penguatan pemahaman konseptual, serta pengembangan keterampilan metakognitif. Dalam kajian ini, teknologi Deep Learning diposisikan sebagai potensi pengembangan konseptual yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pemantauan proses belajar dan pemberian umpan balik adaptif secara real-time, mengingat sebagian besar studi yang ditinjau belum mengimplementasikan teknologi tersebut secara empiris. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan integrasi strategis antara pedagogi STEM–PjBL dan kecerdasan buatan sebagai arah inovatif untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran IPA, khususnya dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka