Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Perkotaan melalui Implementasi Teba Modern sebagai Solusi Pengelolaan Sampah Organik di Kelurahan Paropo, Kota Makassar Hamid, Restu Januarty; Idris, Syahril; Wellang, Marini Ambo; Khaerani, Sri
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v6i1.3687

Abstract

Permasalahan sampah organik di kawasan perkotaan masih menjadi isu lingkungan yang kompleks dan berkelanjutan, terutama akibat rendahnya kesadaran masyarakat dalam melakukan pemilahan sampah di tingkat rumah tangga serta keterbatasan ruang pengolahan sampah di lingkungan permukiman. Kondisi tersebut mendorong perlunya pendekatan pengelolaan sampah yang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dan perubahan perilaku. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat perkotaan melalui implementasi Teba Modern sebagai solusi pengelolaan sampah organik berbasis lingkungan di Jalan Amkop, Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan kualitatif-partisipatif, dengan melibatkan dosen pembimbing, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), aparat kelurahan, serta masyarakat setempat. Tahapan kegiatan meliputi observasi lapangan, sosialisasi pengelolaan sampah organik, pembangunan fisik Teba Modern secara gotong royong, serta pendampingan pemanfaatan fasilitas pengolahan sampah. Hasil pengabdian menunjukkan adanya perubahan perilaku masyarakat dalam melakukan pemilahan sampah organik serta meningkatnya partisipasi warga dalam memanfaatkan Teba Modern sebagai sarana pengolahan sampah lingkungan. Sebanyak 20 rumah tangga di sekitar lokasi mulai menggunakan fasilitas tersebut secara rutin. Selain berfungsi sebagai sarana pengolahan sampah, Teba Modern juga berperan sebagai media edukasi lingkungan berbasis ruang publik yang mendorong kesadaran kolektif masyarakat. Meskipun pelaksanaan kegiatan menghadapi keterbatasan waktu dan variasi tingkat partisipasi warga, pengabdian ini memberikan pembelajaran penting mengenai pentingnya pendekatan kontekstual, kolaboratif, dan berkelanjutan dalam pengelolaan sampah perkotaan. Secara keseluruhan, kegiatan ini menghasilkan model pengelolaan sampah organik yang aplikatif, partisipatif, dan berpotensi direplikasi di lingkungan perkotaan dengan karakteristik serupa.