ABSTRAKPada dasarnya bahasa adalah alat komunikasi suara yang vital dalam kehidupan sehari-hari. Agar pesan baik lisan maupun tulisan, dapat tersampaikan dan dipahami sepenuhnya, kita perlu menganalisis lebih dalam apa yang sebenarnya dimaksud oleh penutur. Oleh karen itu, ini lah peran dari kajian tindak tutur. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Tujuannya adalah mendeskripsikan dan mengartikan dialog-dialog dalam film “Pantaskah Aku Berhijab” berdasarkan konteksnya. Data yang dikumpulkan berfokus pada tindak tutur ilokusi (yaitu fungsi atau niat dari ucapan, seperti memerintah, berjanji, atau menyatakan). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi tanpa terlibat langsung dan pencatatan. Dari analisis dialog ditemukan total 14 tindak tutur ilokosi, adapun terbagi dari beberapa jenis antara lain sebagai berikut. Tindak Tutur Asertif berjumlah 3, Tindak Tutur Direktif berjumlah 3, Tindak Tutur Ekspresif berjumlah 4, Tindak Tutur Deklaratif berjumlah 2, dan terakhir Tindak tutur Komisif berjumlah 2. Kata Kunci: bahasa, tindak tutur, ilokusi, filmABSTRACTLanguage is fundamentally a vital tool for vocal communication in daily life. For a message, whether spoken or written, to be fully conveyed and understood, we need to analyze more deeply what the speaker truly intends. Therefore, this is the role of the study of speech acts. This research uses a descriptive qualitative approach. The objective is to describe and interpret the dialogues in the film "Pantaskah Aku Berhijab" (Am I Worthy to Wear the Hijab) based on their context. The data collected focuses on illocutionary speech acts (i.e., the function or intention of the utterance, such as commanding, promising, or stating). Data collection was performed through non-participant observation and note-taking. The dialogue analysis found a total of 14 illocutionary speech acts, divided into several types including: 3 Assertive Speech Acts, 3 Directive Speech Acts, 4 Expressive Speech Acts, 2 Declarative Speech Acts, and finally, 2 Commissive Speech Acts. Keywords: language, speech act, illocution, film