Monica Edita Michaelia
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Relevansi dan Efektivitas Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK)  Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam Membangun Kesadaran Cinta Tanah Air Mahasiswa Aurea Jessica Anggraeni; Sthiti Dwichayasni Pura; Marchel Benaya Charis Saputro; I Gusti Agung Istri Wisistha Aryadharma; Monica Edita Michaelia
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK), khususnya Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, memegang peranan strategis dalam arsitektur pendidikan tinggi sebagai instrumen utama pembentukan karakter dan kesadaran nasionalisme di tengah arus disrupsi global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh relevansi materi dan efektivitas pelaksanaan pembelajaran MKWK terhadap pembentukan sikap cinta tanah air mahasiswa, serta mengidentifikasi peran faktor pendukung dalam ekosistem akademik. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, penelitian ini melibatkan mahasiswa Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada angkatan 2023 sebagai subjek studi. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan model interaktif serta uji statistik untuk menentukan hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relevansi dan efektivitas MKWK memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap rasa cinta tanah air, dengan kontribusi simultan sebesar 71,1 persen. Temuan kunci mengindikasikan bahwa relevansi pembelajaran dengan realitas kehidupan mahasiswa merupakan determinan paling dominan dibandingkan sekadar efektivitas metode. Studi menyimpulkan bahwa internalisasi nilai kebangsaan akan optimal jika MKWK bertransformasi dari pendekatan teoritis-normatif menuju model pembelajaran yang kontekstual, partisipatif, dan responsif terhadap isu-isu kontemporer.