Gusti Rindu
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DAMPAK GADGET TERHADAP MINAT BELAJAR ANAK – ANAK DI NAGARI CAMPAGO SELATAN Syaiful Haq; Rhidis Mazhahirul Ardhi; Nayla Putri Afayuni; Dina Iftiwata Rahmah; Gusti Rindu
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan gadget di kalangan anak-anak mengalami peningkatan signifikan seiring perkembangan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak penggunaan gadget terhadap minat belajar anak-anak di Campago Selatan, sebuah wilayah dengan karakteristik sosial masyarakat yang mulai terpapar kemajuan teknologi secara intensif. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap anak-anak, orang tua sebagai informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget yang berlebihan berdampak negatif terhadap minat belajar anak, seperti menurunnya konsentrasi saat belajar, keengganan untuk mengerjakan tugas sekolah, dan perubahan perilaku ke arah pasif dalam proses pembelajaran. Sebagian besar anak lebih tertarik menghabiskan waktu bermain game atau menonton video dibandingkan membaca buku atau belajar. Namun demikian, dalam beberapa kasus, gadget juga memberikan dampak positif apabila digunakan secara bijak, seperti memudahkan akses terhadap informasi pendidikan dan pembelajaran daring. Penelitian ini juga menemukan bahwa peran orang tua dan guru sangat krusial dalam mengontrol dan mengarahkan penggunaan gadget secara sehat agar tidak mengganggu semangat belajar anak. Dengan demikian, diperlukan strategi pengawasan yang seimbang serta edukasi digital yang tepat agar teknologi dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu belajar, bukan sebagai pengalih perhatian utama. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi orang tua, dan pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembelajaran dan pengasuhan anak di era digital.