Rindi Agustin
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Akuntansi Syariah Sebagai Wujud Penerapan Nilai-Nilai Islam Dalam Pelaporan Keuangan Muammar Khaddafi; Najla Zakya Rania; Saradilla Saradilla; Anna Fadhilla; Hartika Mawarni; Wilda Fadira; Rindi Agustin
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akuntansi secara epistemologis bukan sekadar instrumen teknis yang bebas nilai (value-free), melainkan sebuah konstruksi sosial yang mencerminkan ideologi, budaya, dan teologi masyarakat penggunanya. Artikel review ini mengeksplorasi posisi Akuntansi Syariah sebagai antitesis terhadap paradigma akuntansi konvensional yang berakar pada sekularisme dan materialisme kapitalistik. Fokus utama kajian ini adalah bagaimana nilai-nilai fundamental Islam yang meliputi konsep Tauhid (Keesaan Allah), ‘Adl (Keadilan), Amanah (Pertanggungjawaban), dan Shiddiq (Kejujuran) diintegrasikan secara sistematis ke dalam struktur dan praktik pelaporan keuangan. Melalui metode studi literatur dan analisis komparatif, artikel ini mengidentifikasi perbedaan fundamental pada tingkat ontologis dan aksiologis antara kerangka akuntansi konvensional (IFRS/GAAP) dengan standar syariah (AAOIFI/PSAK Syariah). Hasil ulasan menunjukkan bahwa Akuntansi Syariah tidak hanya bertujuan untuk menyajikan informasi bagi pengambilan keputusan ekonomi, tetapi juga berfungsi sebagai alat akuntabilitas vertikal kepada Allah SWT dan akuntabilitas horisontal kepada masyarakat. Pengukuran kinerja dalam sistem ini melampaui metrik laba moneter dengan menyertakan dimensi kesejahteraan sosial dan spiritual (Falah). Lebih lanjut, artikel ini menelaah instrumen pelaporan spesifik seperti Laporan Sumber dan Penyaluran Zakat serta Laporan Qardhul Hasan sebagai manifestasi etika bisnis Islam dalam meminimalisir kesenjangan ekonomi. Kajian ini menyimpulkan bahwa penerapan nilai-nilai Islam dalam pelaporan keuangan memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan transparansi, mitigasi praktik creative accounting, dan penguatan tata kelola organisasi yang etis. Implikasi dari tinjauan ini menekankan pentingnya harmonisasi antara standar akuntansi global dengan prinsip syariah tanpa mengorbankan substansi religiusitasnya