Penggunaan media interaktif berbasis aplikasi android di bangku sekolah dasar saat ini sudah banyak digunakan dan dipercaya mampu meningkatkan motivasi serta hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kevalidan dan kepraktisan aplikasi SiToBa (Sinonim dan Antonim Berbasis Kearifan Lokal Bali) dalam pembelajaran semantik Bahasa Indonesia pada siswa kelas III sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas dua validator ahli media, dua validator ahli materi, satu guru kelas III, dan tiga siswa kelas III SD Negeri 02 Sukolilo. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi ahli, angket respon guru dan siswa, serta studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media SiToBa memperoleh tingkat kevalidan media sebesar 92,2% dan kevalidan materi sebesar 90% dengan kategori sangat valid. Hasil uji kepraktisan menunjukkan bahwa respon guru memperoleh persentase sebesar 90% dan respon siswa sebesar 89% yang keduanya termasuk dalam kategori sangat praktis. Integrasi unsur kearifan lokal Bali melalui visual, audio, dan contoh kontekstual menjadikan pembelajaran lebih menarik, bermakna, dan mudah dipahami siswa. Dengan demikian, media interaktif SiToBa dinyatakan sangat layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran semantik Bahasa Indonesia, khususnya pada materi sinonim dan antonim di kelas III sekolah dasar.