Pemanfaatan GitHub dalam pembelajaran pemrograman di SMK Negeri 8 Malang berkembang dari media pengumpulan tugas menjadi portofolio digital yang merepresentasikan identitas calon programmer dan jejak perkembangan kompetensi teknis siswa Rekayasa Perangkat Lunak. GitHub diposisikan bukan sekadar alat teknis, tetapi sebagai ruang dokumentasi proses belajar, representasi diri, dan orientasi karier digital yang sejalan dengan praktik penggunaan GitHub sebagai portofolio profesional di dunia industri dan pendidikan teknologi. Penelitian bertujuan mendeskripsikan secara mendalam bagaimana pengalaman siswa dalam menggunakan GitHub membentuk identitas profesional mereka sebagai calon programmer dan memengaruhi dinamika kepercayaan diri di bidang pemrograman. Fokus kajian mencakup cara siswa memaknai profil dan proyek GitHub sebagai kompetensi, komitmen, serta kesiapan memasuki komunitas pengembang, sekaligus mengungkap faktor-faktor penguat maupun penghambat kepercayaan diri seperti keberhasilan menyelesaikan proyek, apresiasi sosial, kesulitan teknis, dan keterbatasan fasilitas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi naratif untuk menangkap pengalaman subjektif siswa secara holistik, dengan partisipan yang dipilih melalui purposive sampling, yaitu siswa RPL yang telah aktif menggunakan GitHub sebagai portofolio digital minimal satu tahun dan memiliki repositori publik berisi proyek sekolah maupun pribadi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis melalui tahapan open coding, axial coding, dan selective coding dengan bantuan NVivo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GitHub berfungsi sebagai ruang pembentukan identitas profesional sekaligus pemicu dinamika kepercayaan diri: keberhasilan mempublikasikan dan memelihara proyek menguatkan rasa percaya diri, sedangkan hambatan teknis dan perbandingan dengan karya orang lain dapat menimbulkan keraguan, sehingga diperlukan strategi pedagogis terstruktur agar GitHub menjadi media pembelajaran dan modal karier digital yang mendukung konstruksi identitas profesional siswa.