Kelainan jaringan lunak rongga mulut merupakan kondisi yang sering dijumpai pada anak dan dapat muncul akibat infeksi, gangguan sistemik, trauma mekanis, efek obat, maupun kebersihan mulut yang kurang optimal. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan, tetapi juga dapat mengganggu fungsi makan, bicara, serta kualitas hidup anak. Oleh karena itu, pemahaman mengenai variasi klinis dan penatalaksanaannya menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai jenis kelainan jaringan lunak oral pada anak berdasarkan laporan delapan kasus klinis serta mengevaluasi efektivitas terapi yang diberikan. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan laporan kasus, di mana delapan pasien anak dipilih secara purposive sampling dengan kelainan jaringan lunak dianalisis berdasarkan anamnesis, pemeriksaan klinis, etiologi, penatalaksanaan, dan respons terapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh pasien memberikan perbaikan klinis yang signifikan setelah dilakukan penatalaksanaan yang meliputi edukasi kebersihan mulut, pemberian Aloe vera gel, nistatin, vitamin, serta tindakan eksisi pada kasus tertentu. Terapi topikal dan edukasi terbukti membantu mempercepat penyembuhan serta mencegah kekambuhan. Kesimpulannya, pendekatan individual berdasarkan etiologi dan kondisi klinis anak merupakan kunci keberhasilan penanganan kelainan jaringan lunak oral. Deteksi dini, terapi topikal yang tepat, serta peran aktif orang tua sangat berpengaruh dalam mempercepat pemulihan.