Adawiyahi, Siti Robiah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Dakwah Pondok Pesantren Ulumul Qur’an Al-Qindiliyah Dengan Mujahadah Dalam Pembentukan Karakter Disiplin Beribadah Santri Nuroniyah, Hulatun; Adawiyahi, Siti Robiah
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i1.1899

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dakwah Pondok Pesantren Ulumul Qur’an Al-Qindiliyah melalui mujahadah dalam membentuk karakter disiplin beribadah santri. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya peran pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam yang tidak hanya mentransmisikan ilmu keagamaan, tetapi juga membina karakter dan spiritualitas santri di tengah tantangan degradasi moral pada era modern. Mujahadah dipandang sebagai salah satu metode dakwah yang memiliki nilai strategis dalam membentuk kesadaran batin, kedisiplinan, dan keteguhan spiritual santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain fenomenologi. Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi pengurus pondok pesantren, ustadzah, dan santri Pondok Pesantren Ulumul Qur’an Al-Qindiliyah. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi dakwah melalui mujahadah diterapkan secara terencana, edukatif, dan berkesinambungan melalui pemberian pemahaman tentang makna mujahadah, pembiasaan ibadah rutin, pendampingan, peneguran yang bersifat mendidik, serta keteladanan dari para pembina pesantren. Proses pembentukan karakter disiplin beribadah berlangsung secara bertahap melalui pembiasaan, keteladanan, dan pengalaman spiritual yang dialami santri. Mujahadah tidak hanya membentuk kedisiplinan ibadah secara lahiriah, tetapi juga menumbuhkan ketenangan jiwa, kesadaran religius, serta tanggung jawab santri dalam menjalankan ibadah secara konsisten.